Sejarah Reconquista, Penaklukkan dan Pengusiran Umat Muslim dari Spanyol dan Portugal
Senin, 01 Mei 2023 - 13:39 WIB
loading...
A
A
A
Pada tahun 1085, kota Toledo jatuh ke tangan pasukan Kristen, dan pada tahun 1212, pasukan Kristen memenangkan kemenangan besar dalam Pertempuran Las Navas de Tolosa, yang membuka jalan bagi Reconquista untuk merebut kembali seluruh wilayah Andalusia.
Baca Juga: Ukraina Akan Nekat Serang Balik Pasukan Rusia Tanpa Jet Tempur F-16 AS
Perang Reconquista berakhir pada tahun 1492, ketika pasukan Kristen di bawah pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella merebut kota Granada, yang merupakan pusat kekuasaan Muslim terakhir di Hispania. Penaklukan ini memicu awal dari eksplorasi Spanyol di Amerika, di mana banyak orang Spanyol yang pindah ke Amerika untuk menemukan kekayaan baru dan merebut wilayah-wilayah baru.
Pada tanggal 2 Januari 1492, setelah bertahun-tahun perang dan pertempuran, pasukan Kristen pimpinan Ratu Isabella dan Raja Fernando menaklukkan kota Granada, pusat kekuasaan Muslim terakhir di Spanyol. Pada saat itu, Isabella dan Fernando menyatakan Spanyol sebagai sebuah negara Kristen yang bersatu, setelah bertahun-tahun terpecah-pecah oleh berbagai kerajaan kecil Kristen dan Muslim.
Namun, setelah penaklukan Granada, umat Muslim di Spanyol diberikan beberapa hak dan kebebasan untuk mempraktikkan agama mereka. Namun, pada tahun 1499, Ratu Isabella mengeluarkan dekrit yang disebut sebagai "Requerimiento", yang meminta umat Muslim di Spanyol untuk berpindah agama ke Kristen atau meninggalkan Spanyol.
Baca Juga: Ukraina Akan Nekat Serang Balik Pasukan Rusia Tanpa Jet Tempur F-16 AS
Perang Reconquista berakhir pada tahun 1492, ketika pasukan Kristen di bawah pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella merebut kota Granada, yang merupakan pusat kekuasaan Muslim terakhir di Hispania. Penaklukan ini memicu awal dari eksplorasi Spanyol di Amerika, di mana banyak orang Spanyol yang pindah ke Amerika untuk menemukan kekayaan baru dan merebut wilayah-wilayah baru.
Pada tanggal 2 Januari 1492, setelah bertahun-tahun perang dan pertempuran, pasukan Kristen pimpinan Ratu Isabella dan Raja Fernando menaklukkan kota Granada, pusat kekuasaan Muslim terakhir di Spanyol. Pada saat itu, Isabella dan Fernando menyatakan Spanyol sebagai sebuah negara Kristen yang bersatu, setelah bertahun-tahun terpecah-pecah oleh berbagai kerajaan kecil Kristen dan Muslim.
Namun, setelah penaklukan Granada, umat Muslim di Spanyol diberikan beberapa hak dan kebebasan untuk mempraktikkan agama mereka. Namun, pada tahun 1499, Ratu Isabella mengeluarkan dekrit yang disebut sebagai "Requerimiento", yang meminta umat Muslim di Spanyol untuk berpindah agama ke Kristen atau meninggalkan Spanyol.
Lihat Juga :