Indonesia–Swiss Teken Mou Kerjasama Penanggulangan Bencana
Selasa, 21 Juli 2020 - 18:42 WIB
loading...
Indonesia dan Swiss sepakat meningkatkan kerja sama penanggulangan bencana dengan menandatangani Nota Kesepahaman atau MoU Kerja Sama Penanggulangan Bencana. Foto/Kemlu RI
A
A
A
JAKARTA - Indonesia dan Swiss sepakat meningkatkan kerja sama penanggulangan bencana dengan menandatangani Nota Kesepahaman atau MoU Kerja Sama Penanggulangan Bencana. Kerjasama ini diteken antara BNPB dan Swiss Development Cooperation.
Menurut keterangan Kementerian Luar Negeri Indonesia pada Selasa (21/7/2020), penandatanganan dilakukan oleh Kepala BNPB, Doni Monardo dan Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Kurt Kuntz.
( Baca juga: Angka Kesembuhan di Cimahi Naik, Kasus COVID-19 Tersisa di 8 Kelurahan )
Kementerian Luar Negeri Indonesia mengatakan, kesepakatan ini merupakan hasil dari diplomasi penanggulangan bencana Kementerian Luar Negeri Indonesia melalui fasilitasi dan serangkaian negosiasi dengan Kementerian Luar Negeri Swiss.
"Melalui kesepakatan ini, kedua pihak akan melakukan dialog tahunan yang membahas pengembangan dan potensi kerja sama penanggulangan bencana, termasuk dukungan pendanaan dari pemerintah Swiss dan keterlibatan perusahaan Swiss di Indonesia seperti Roche dalam memberikan pelatihan dan transfer teknologi," ujarnya.
( Baca juga: Positif Covid-19 Naik 1.752 Kasus, Sembuh Bertambah 1.434 Orang )
"Nota Kesepahaman ini semakin melengkapi berbagai kerja sama bilateral Indonesia-Swiss lainnya seperti perjanjian perdagangan bebas Indonesia-EFTA CEPA dan kerja sama bantuan hukum timbal balik dalam bidang pidana (MLA)," sambungnya.
Menurut keterangan Kementerian Luar Negeri Indonesia pada Selasa (21/7/2020), penandatanganan dilakukan oleh Kepala BNPB, Doni Monardo dan Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Kurt Kuntz.
( Baca juga: Angka Kesembuhan di Cimahi Naik, Kasus COVID-19 Tersisa di 8 Kelurahan )
Kementerian Luar Negeri Indonesia mengatakan, kesepakatan ini merupakan hasil dari diplomasi penanggulangan bencana Kementerian Luar Negeri Indonesia melalui fasilitasi dan serangkaian negosiasi dengan Kementerian Luar Negeri Swiss.
"Melalui kesepakatan ini, kedua pihak akan melakukan dialog tahunan yang membahas pengembangan dan potensi kerja sama penanggulangan bencana, termasuk dukungan pendanaan dari pemerintah Swiss dan keterlibatan perusahaan Swiss di Indonesia seperti Roche dalam memberikan pelatihan dan transfer teknologi," ujarnya.
( Baca juga: Positif Covid-19 Naik 1.752 Kasus, Sembuh Bertambah 1.434 Orang )
"Nota Kesepahaman ini semakin melengkapi berbagai kerja sama bilateral Indonesia-Swiss lainnya seperti perjanjian perdagangan bebas Indonesia-EFTA CEPA dan kerja sama bantuan hukum timbal balik dalam bidang pidana (MLA)," sambungnya.
(esn)
Lihat Juga :