Duh, Senjata Italia yang Dipasok ke Ukraina Dilaporkan Tidak Siap Tempur

Minggu, 30 April 2023 - 14:01 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Serangan Rudal Besar-besaran Rusia Tewaskan 26 Orang di Ukraina

Pada hari Rabu, pembantu senior Presiden Zelensky, Mikhail Podoliak, bersikeras bahwa Ukraina masih membutuhkan lebih banyak persenjataan dan peralatan. Ini bertentangan dengan komandan AS untuk pasukan NATO di Eropa, Jenderal Christopher Cavoli, yang di depan Komite Angkatan Bersenjata DPR AS mengklaim bahwa para pendukung Kiev telah mengirimkan 98% unit kendaraan tempur yang dijanjikan ke Ukraina.

Pekan lalu, majalah Foreign Policy melaporkan bahwa tank Leopard buatan Jerman yang diberikan ke Ukraina oleh delapan negara kemungkinan akan menimbulkan tantangan logistik bagi militer Kiev. Perangkat keras itu dilaporkan menggunakan berbagai amunisi yang berbeda, yang berarti Ukraina tidak akan dapat membeli amunisi dalam jumlah besar.

Sementara Tank Abrams yang dijanjikan Washington untuk diberikan kepada Kiev awal tahun ini kemungkinan akan memakan waktu berbulan-bulan untuk benar-benar tiba di medan perang.

Baca Juga: Tunggu Komando, Pasukan Ukraina Siap Lancarkan Serangan Balasan
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Pesawat Pengebom Su-24...
Pesawat Pengebom Su-24 Ukraina Jatuh saat Misi Tempur, 2 Pilot Tewas
Rekomendasi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Berita Terkini
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved