Kelaparan, Massa di Lebanon Membakar Sejumlah Bank

Rabu, 29 April 2020 - 01:31 WIB
loading...
A A A
"Ini situasi ekonomi," kata seorang wanita berusia 51 tahun dengan jilbab hijau yang bekerja di klinik operasi dokter. Dia menolak untuk menyebutkan namanya. “Meskipun ada corona, orang-orang lapar. Mereka tidak tahan lagi," ujarnya.

Dalam beberapa minggu terakhir nilai mata uang Lebanon telah anjlok di tengah kekurangan dolar. Tripoli, kota terbesar kedua di Lebanon, adalah salah satu daerah termiskin di negara itu dengan tingkat kemiskinan pada akhir 2019 sekitar 50 persen.

Kota tersebut adalah titik fokus untuk protes anti-pemerintah yang dimulai pada Oktober tahun lalu, yang didorong oleh kemarahan yang meluas atas inefisiensi pemerintah, korupsi, dan ekonomi yang memburuk.

Gerakan protes mulai kehilangan momentum pada sekitar Tahun Baru 2020, tetapi ekonomi kian memburuk ketika negara itu berjuang untuk menahan pandemi global COVID-19. Lebanon sejauh ini secara komparatif berhasil dalam menahan penyebaran penyakit, tetapi hanya dengan memaksakan langkah-langkah social distancing yang ketat yang kemudian menutup sebagian besar kegiatan ekonomi.

Pemerintah Lebanon memulai proses lima tahap untuk membuka kembali perekonomian pada hari Senin. Namun demikian, ketika situasi ekonomi memburuk, masyarakat Tripoli baru-baru ini mulai turun ke jalan untuk kesekian kalinya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Usai Zionis Hancurkan...
Usai Zionis Hancurkan Patung Yesus, Netanyahu Klaim Desa Kristen Lebanon Minta Dicaplok Israel agar Dilindungi
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Mahasiswa Kembali Turun...
Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Bawa 3 Tuntutan
Koalisi Militer Islam...
Koalisi Militer Islam Gandeng PBB Latih Palestina dan Chad Perangi Pendanaan Terorisme
Iran Bombardir Kompleks...
Iran Bombardir Kompleks Pasukan AS di Yordania, Klaim Tewaskan Banyak Personel
Rekomendasi
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
Roy Suryo: Rismon Tak...
Roy Suryo: Rismon Tak Layak Jadi Saksi di Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved