Kiev Protes Polandia dan UE karena Melarang Impor Produk Biji-bijian Ukraina

Minggu, 30 April 2023 - 00:01 WIB
loading...
Kiev Protes Polandia...
Gedung Kemlu Ukraina di Kiev. Foto/sputnik
A A A
KIEV - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Ukraina mengajukan catatan protes ke Kedutaan Besar (Kedubes) Polandia dan Uni Eropa (UE) terhadap pembatasan impor produk dari Kiev.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Ukraina Oleg Nikolenko menjelaskan hal itu pada Sabtu (29/4/2023).

"Kemarin, catatan dikirim ke kedutaan Republik Polandia dan Uni Eropa mengenai situasi yang benar-benar tidak dapat diterima dengan pembatasan perdagangan impor produk pertanian Ukraina," tegas Nikolenko di media sosial.

Nikolenko mengatakan pembatasan yang diberlakukan tidak sesuai dengan kesepakatan antara Ukraina dan UE maupun prinsip dan standar pasar tunggal Eropa.

“Ada semua dasar hukum yang diperlukan untuk segera melanjutkan impor,” ujar Nikolenko.

Baca juga: Polisi Polandia Gerebek Sekolah yang Dikelola Kedubes Rusia

Pada Jumat, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan dia mendesak Presiden Dewan Eropa, Charles Michel, menyelesaikan masalah terkait pembatasan impor produk Ukraina.

Ukraina diberikan pengaturan perdagangan bebas bea sementara dengan UE Juni lalu. Pada Maret 2022, UE juga meluncurkan koridor hijau untuk memfasilitasi transit biji-bijian Ukraina ke pasar dunia.

Namun, biji-bijian murah dari Ukraina malah membanjiri pasar UE, memicu kemarahan di kalangan petani lokal.

Pada 15 April, Polandia dan Hongaria mengatakan mereka melarang impor produk pertanian Ukraina hingga 30 Juni, dengan alasan perlunya melindungi petani domestik dari masuknya biji-bijian murah yang tidak terkendali dari Ukraina.

Slovakia mengikutinya pada 17 April dan Bulgaria pada 19 April. Pelarangan itu dianggap merugikan Ukraina yang sedang berperang melawan Rusia.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Pemerintah Arab Saudi...
Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian
Rekomendasi
Fenomena Baru Investasi:...
Fenomena Baru Investasi: Tokenisasi Aset Buka Akses ke Saham AS, Minat Investor RI Melonjak
Breaking News! Nadiem...
Breaking News! Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara di Kasus Chromebook
Tiga Bank Asing Besar...
Tiga Bank Asing Besar Tarik Uang Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ada Apa?
Berita Terkini
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved