4 Senjata Militer Andalan Taiwan untuk Hadapi Ancaman China, Kebanyakan dari AS

Kamis, 27 April 2023 - 20:01 WIB
loading...
A A A
4 Senjata Militer Andalan Taiwan untuk Hadapi Ancaman China, Kebanyakan dari AS


Penjualan kapal perusak tersebut ke Taiwan disahkan pemerintah AS pada tahun 2001. Berada dalam program Kuang Hua VII, sekitar 4 kapal perusak itu dipindahkan ke Angkatan Laut Taiwan dan mulai bertugas sejak tahun 2006.

Memiliki panjang sekitar 172 meter, Kee Lung ditenagai empat mesin gas turbin General Electric LM 2500 yang mampu menghasilkan daya sebesar 80.000 HP dan mampu mencapai kecepatan maksimum 33 knot.

Selain itu, kapal perusak ini juga dilengkapi dengan berbagai senjata seperti meriam otomatis 127mm, rudal permukaan-ke-udara, hingga torpedo MK46 yang dapat menyerang kapal selam dalam jarak 11 km.

3. Rudal Anti-Kapal Hsiung Feng III


Hsiung Feng III menjadi salah satu rudal anti-kapal yang dikembangkan Taiwan. Mengutip laman Missile Threat, mereka memulai pengembangannya pada 1994 guna melawan perkembangan kapal China yang semakin canggih.

4 Senjata Militer Andalan Taiwan untuk Hadapi Ancaman China, Kebanyakan dari AS


Varian standar dari Hsiung Feng III memiliki panjang 5,1 meter, diameter 0,38 m, serta berat sekitar 660 kg saat diluncurkan. Rudal tersebut membawa hulu ledak semi-armor piercing berdaya ledak tinggi.

Dalam riwayat layanannya, Hsiung Feng III telah digunakan melalui fregat kelas Chen Kung, korvet kelas Tuo Chiang, hingga kapal patroli kelas Jin Chiang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Berita Terkini
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Infografis
AS Butuh Rp15.919 Triliun...
AS Butuh Rp15.919 Triliun untuk Memodernisasi Senjata Nuklirnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved