Pemred Media Iran Ditangkap karena Kartun yang Menghina Khamenei

Rabu, 29 April 2020 - 00:23 WIB
loading...
A A A
ILNA telah membantah ada afiliasi dengan kartun “tidak sopan” tersebut. Media itu menuduh lawan-lawannya telah memalsukan logo kantor berita mereka dan secara keliru menuduh ILNA menerbitkan kartun itu.

Kartun itu mengolok-olok mereka yang mempromosikan perawatan palsu untuk menangkal virus corona, termasuk minum urine unta dan memasukkan minyak violet ke dalam anus, dengan kedok pengobatan Islam. Kartun itu menunjukkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mendukung langkah-langkah tersebut, dengan digambarkan dirinya sebagai seorang perawat yang menyerukan agar diam.

Iran telah menjadi salah satu negara yang paling terpukul di Timur Tengah oleh pandemi virus corona baru (COVID-19). Negara ini secara resmi mencatat lebih dari 91.000 kasus infeksi dan lebih dari 5.800 kematian. Namun, para kritikus percaya angka-angka yang sebenarnya jauh lebih tinggi mengingat kurangnya transparansi dan kebebasan media di negara itu.

Seorang pria yang memposting video dirinya sedang minum segelas urine unta ditahan minggu lalu setelah video itu beredar dan banyak orang Iran mengejeknya di media sosial.

Committee To Protect Journalists (CPJ) yang berbasis di New York mengatakan pemerintah Iran harus segera menghentikan penyelidikannya terhadap Heydari dan Haghjoo dan membiarkan mereka bekerja secara bebas.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved