Profil Nikolai Peskov, Anak Jubir Putin yang Bergabung dengan Tentara Bayaran Wagner

Selasa, 25 April 2023 - 09:40 WIB
loading...
Profil Nikolai Peskov,...
Profil Nikolai Peskov, Anak Jubir Putin yang Bergabung dengan Tentara Bayaran Wagner. FOTO/RT
A A A
JAKARTA - Nikola Peskov yang merupakan anak dari Juru Bicara Presiden Rusia, Vladimir Putin , baru-baru ini diketahui ikut serta dalam pasukan tentara bayaran Wagner dalam invasi Rusia ke Ukraina.

Menurut BBC, Wagner adalah kelompok tentara bayaran swasta Rusia yang terkenal kejam dan terkenal secara internasional atas dugaan kejahatan perang dan pelanggaran lainnya.

Baca juga: Putra Juru Bicara Kremlin Diklaim Bertugas di Wagner

Tentara itu telah banyak merekrut ribuan narapidana setelah mengalami kerugian besar. Karenanya jarang ada anggota elit Rusia yang tertarik bergabung dengan kelompok tersebut.

Dalam sebuah wawancara dengan media lokal Komsomolskaya Pravda, Peskov mengungkapkan bahwa bergabungnya dia dengan Wagner adalah keputusannya sendiri, meski ayahnya turut punya andil dalam hal tersebut.

Klaim Nikolai Peskov ini bertepatan dengan upaya rekrutmen tentara baru yang diiklankan secara mendesak dengan tujuan memperkuat pasukan dalam penyerangan ke Ukraina.

Baca juga: Putra Jubir Kremlin Bagikan Pengalamannya Bertempur di Ukraina dengan Wagner Group

Profil Nikolai Peskov


Nikolai Peskov yang lahir pada 3 Februari 1990 dari pasangan Dmitry Peskov dan Anastasia Budyonny ini sempat tinggal di Inggris selama beberapa dekade setelah runtuhnya Uni Soviet pada 1991.

Dilansir dari The Guardian, berdasar dokumen pengadilan Inggris pada tahun 2010, Peskov pernah didakwa melakukan perampokan dan menyebabkan timbulnya korban cedera fisik di Milton Keynes.

Pria yang kini telah berusia 33 tahun tersebut akhirnya kembali ke Moskow pada tahun 2010 dan mendapat pekerjaan di stasiun televisi berbahasa Inggris Kremlin.

Ketika serangan pertama Rusia ke Ukraina pada awal 2022 lalu, Peskov menjadi salah satu orang yang terkena sanksi dari AS. Kala itu dirinya tengah bertugas di kementerian luar negeri Moskow.

Baca juga: Tentara Bayaran Wagner Group Rusia Sangkal Terlibat Perang Saudara Sudan

Sempat beredar berita bahwa Peskov pernah mendapat telepon dari pemimpin oposisi yang dipenjara karena berpura-pura menjadi pejabat militer, Alexei Navalny. Dia meminta anak jubir itu untuk melapor ke kantor wajib militer demi bergabung dengan Wegner.

Namun berita itu langsung ditepis oleh Peskov dengan mengatakan, tidak pernah melakukan hal tersebut. Melainkan ayahnyalah yang membantu dirinya masuk ke Wegner.

Masih belum jelas akan tujuan dari keputusan Peskov ini. Apakah langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kredensial pro-perang keluarganya atau memang berasal dari keinginan sendiri.

Karena pada September 2022 lalu, puluhan ribu pria melarikan diri dari Rusia demi menghindari aturan wajib militer yang baru ditetapkan oleh Vladimir Putin.

Sampai saat ini, Nikolai Peskov belum mengungkapkan dimana tepatnya dia bertugas dalam apa yang disebut Rusia sebagai "operasi militer khusus" di Ukraina itu.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved