Menteri Ukraina Yakin Negaranya Bisa Kalahkan Rusia dalam Perang Teknologi

Senin, 24 April 2023 - 02:00 WIB
loading...
Menteri Ukraina Yakin...
Ilustrasi
A A A
KIEV - Saat pasukan Ukraina dan Rusia bertempur dalam pertempuran konvensional di garis depan, perang besar pertama Eropa di era internet juga telah memicu perang teknologi . Pasalnya, kedua belah pihak bersaing untuk mendapatkan keuntungan dengan drone dan komunikasi satelit mereka.

Sementara kedua belah pihak telah mengimbangi satu sama lain sejauh ini, menteri Ukraina yang bertanggung jawab atas teknologi mengatakan kepada The Associated Press dalam sebuah wawancara pada Jumat (21/4/2023), bahwa dia yakin negaranya memiliki motivasi dan kemampuan untuk melampaui inovasi Rusia pada akhirnya.

Baca juga: Sekjen NATO Janjikan Keanggotaan Buat Ukraina, PM Hongaria Terkejut

Mykhailo Fedorov, Menteri Transformasi Digital Ukraina, mengatakan, kendaraan udara tak berawak, atau drone, peperangan elektronik, komunikasi satelit, dan teknologi lainnya telah menjadi bagian mendasar dari perang dengan Rusia yang dimulai lebih dari setahun lalu.

“Teknologi memungkinkan artileri tradisional dan modern menjadi lebih akurat, dan membantu menyelamatkan nyawa tentara kita,” kata Fedorov, seperti dikutip dari AP.

"Ketika Anda memiliki 'mata' atas Anda, Anda dapat membuat keputusan yang lebih efektif tentang mengelola pasukan Anda," lanjutnya.

Baca juga: Media AS: Barat 'Gagal' Memasok Senjata untuk Ukraina

Fedorov mengakui bahwa Rusia juga menyadari pentingnya teknologi di medan perang, dan secara aktif mengembangkan dan meningkatkannya sendiri.

“Setiap hari, ada UAV baru di medan perang dari pihak kami dan pihak Rusia,” kata Fedorov. “Kami melihat jenis drone apa yang mereka miliki. Kami menerima, membongkar, dan mempelajarinya,” tambahnya.

Dia mengatakan pemerintah sedang merencanakan investasi dalam proyek teknologi baru untuk mendorong persaingan dan inovasi lebih lanjut.

Baca juga: Ukraina Hapus Nama Tempat yang Terkait Rusia

“Dalam perang teknologi ini kita pasti menang,” katanya. “Bahkan jika kurang dari 50-60% dari proyek yang didukung akan memberikan hasil tertentu, itu dapat menentukan di medan perang,” ungkap Fedorov.

Dalam beberapa minggu terakhir, antisipasi kemungkinan serangan balik Ukraina musim semi ini telah meningkat. Fedorov mengatakan, tidak mungkin membayangkan operasi yang efisien tanpa teknologi di medan perang.

Ukraina belum melakukan operasi besar untuk membebaskan wilayah pendudukan sejak merebut kembali kota Kherson dan bagian dari provinsi sekitarnya November lalu. Namun, frekuensi serangan drone yang dilaporkan di Rusia telah meningkat.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Pengadilan Kriminal...
Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte
Rekomendasi
Lippo Hibahkan Lahan...
Lippo Hibahkan Lahan untuk 141 Ribu Rumah di Meikarta, Percepat Program 3 Juta Rumah
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
DEPO Tebar Dividen Rp10,2...
DEPO Tebar Dividen Rp10,2 Miliar, Fokus Perluas Ekspansi Bisnis
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved