Rusia Balas Pengusiran Massal Diplomatnya

Minggu, 23 April 2023 - 04:16 WIB
loading...
Rusia Balas Pengusiran...
Rusia balas pengusiran massal diplomatnya oleh Jerman. Foto/Ilustrasi
A A A
MOSKOW - Kementerian Luar Negeri Rusia mengungkapkan Jerman telah memutuskan untuk mengusir sekelompok besar diplomat Rusia dari negara itu. Kementerian itu pun mengutuk tindakan bermusuhan dan menjanjikan aksi balasan.

"Kami mengutuk keras tindakan Berlin ini, yang terus menghancurkan keseluruhan hubungan Rusia-Jerman, termasuk dalam dimensi diplomatik mereka," kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan seperti dilansir dari RT,Minggu (23/4/2023).

Kementerian itu mengatakan pihak Jerman telah berusaha merahasiakan masalah ini, namun mereka sendiri membocorkan informasi media tentang pengusiran yang mengancam.

Awal April, berbagai laporan oleh media Jerman menyatakan bahwa tindakan pengusiran itu dipelopori secara pribadi oleh Menteri Luar Negeri Annalena Baerbock, yang ingin mengirim lebih dari 30 staf diplomatik Rusia berkemas.

“Pihak Jerman, terlepas dari jaminan berulang kali bahwa mereka tidak ingin mempublikasikan cerita ini, memberi tahu perwakilan media… tentang usahanya,” kata kementerian itu.

Baca Juga: Rusia Selesaikan Inspeksi Kejutan Armada Pasifik, Hasilnya Siap Tempur

Moskow telah memilih untuk menanggapi tindakan bermusuhan terbaru, kementerian menambahkan, tanpa memberikan jumlah pasti diplomat yang akan diusir oleh masing-masing pihak.

"Rusia akan secara signifikan membatasi jumlah maksimum pegawai misi diplomatik Jerman di negara kita," katanya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menguraikan lebih lanjut tentang masalah tersebut tak lama setelah pernyataan itu dirilis, membenarkan kepada media Rusia bahwa lebih dari 20 diplomat akan dipulangkan oleh masing-masing pihak.

Juru bicara itu juga menjelaskan bahwa Jerman telah memberi tahu Rusia tentang pengusiran yang akan datang sekitar tiga minggu lalu, namun meminta Moskow untuk tidak mempublikasikan langkah tersebut.

Baca Juga: Penasihat Putin: Hubungan Rusia dengan Barat Tidak akan Membaik

"Mereka memberi tahu kami tentang pengusiran itu, meminta untuk tidak memberi tahu siapa pun tentang itu, dan kemudian mulai membocorkannya, serta menyangkalnya secara terbuka," kata Zakharova kepada penyiar TV Zvezda.

Rusia akan mengirim sekitar 34 diplomat dari kira-kira 90 diplomat yang bekerja di Moskow, lapor tabloid Jerman Bild, mengutip sumber tanpa nama.

Pukulan itu adalah yang terbaru dari serangkaian panjang pengusiran diplomatik, yang dilakukan oleh banyak negara Barat terhadap Rusia setelah – dan bahkan sebelum – konflik yang sedang berlangsung antara Moskow dan Kiev pecah pada Februari 2022.

Pengusiran staf tersebut memicu aksi balasan dari Moskow, dengan perwakilan diplomatik jatuh drastis antara Rusia dan negara-negara Barat.

Kementerian Luar Negeri Rusia memperkirakan Agustus lalu sekitar 400 diplomatnya telah diusir dari 28 negara. Moskow mengatakan pihaknya memandang pengusiran itu sebagai tindakan "tidak ramah" dan telah memperingatkan akan membalas semua tindakan tersebut.

Baca Juga: Ledakan Hantam Kota Rusia yang Berbatasan dengan Ukraina
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Laba Maskapai Penerbangan...
Laba Maskapai Penerbangan Global Diprediksi Anjlok Imbas Lonjakan Harga Avtur 
Rekomendasi
Hong Kong Bongkar Sindikat...
Hong Kong Bongkar Sindikat Merchandise Piala Dunia Palsu Senilai Rp359 Miliar
ADIGSI dan Crest Kerja...
ADIGSI dan Crest Kerja Sama Pengembangan Keamanan Siber Nasional
Andalkan Segmen Rumah...
Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025
Berita Terkini
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Infografis
7 Rudal Jelajah Terkuat...
7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Misil-Misil Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved