Stoltenberg: Tempat yang Tepat Bagi Ukraina Adalah di NATO

Jum'at, 21 April 2023 - 00:25 WIB
loading...
Stoltenberg: Tempat...
Sekjen NATO Jens Stoltenberg dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Foto/CNN
A A A
KIEV - Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO Jens Stoltenberg mengatakan tempat yang tepat bagi Ukraina adalah di organisasi yang dipimpinnya. Hal itu diungkapkannya selama kunjungan pertamanya ke negara itu sejak Rusia melancarkan invasi skala penuh pada Februari 2022.

Stoltenberg mengatakan dia telah membahas inisiatif dukungan multi-tahun dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, yang akan membantu transisi Ukraina dari peralatan dan doktrin era Soviet ke standar NATO.

"Ini akan memastikan interoperabilitas penuh dengan aliansi,” tambah Stoltenberg seperti dikutip dari CNN, Jumat (21/4/2023).

NATO telah menjadi sekutu utama Ukraina sejak Rusia melancarkan invasi pada Februari 2022, mendistribusikan bantuan militer dan memperkuat pertahanan Kiev dalam menghadapi serangan tanpa henti Moskow.

Kepala NATO mengatakan bahwa sejak Februari lalu, sekutu aliansi telah memberikan dukungan lebih dari 150 miliar euro (Rp2.454 triliun), termasuk bantuan militer senuilai 65 miliar euro (Rp1.063 triliun).

“Sekutu sekarang mengirimkan lebih banyak jet, tank, dan kendaraan lapis baja,” ucap Stoltenberg.

Baca Juga: Dipasok Sistem Misil Patriot, Ukraina Bidik Pesawat dan Rudal Iskander Rusia

“NATO mendukung Anda hari ini, besok, dan selama yang diperlukan,” ia menambahkan.

Dalam kesempatannya, Zelensky mengulang seruan Stoltenberg untuk menegaskan kembali hubungan antara Ukraina dan NATO, mengatakan kunjungannya adalah tanda aliansi keamanan itu siap untuk memulai babak baru dengan Kiev.

"Ukraina yang berdiri kokoh dan melihat masa depan pembebasan penuh dan membebaskan tanah kami dari penjajah Rusia," katanya.

“Kunjungan Sekretaris Jenderal ini adalah yang pertama sejak dimulainya perang skala penuh. Kami memperlakukan ini sebagai tanda bahwa aliansi siap untuk memulai babak baru dalam hubungannya dengan Ukraina dan keputusan baru,” ujarnya.

Zelensky menambahkan tidak ada penghalang obyektif untuk keputusan politik dalam mengundang Ukraina ke dalam aliansi NATO, setelah aksesi Finlandia menghidupkan kembali seruan dari Kiev untuk bergabung.

Baca Juga: Bunuh Vladimir Putin Dianggap Cara Termudah Akhiri Perang Ukraina, Rusia Murka

“Sekarang mayoritas populasi NATO dan mayoritas di Ukraina mendukung masuknya kami ke dalam aliansi mereka,” ucapnya.

“Tidak mungkin membayangkan keamanan di ruang Atlantik Utara tanpa itu,” sambungnya.

Zelensky melanjutkan dengan mengatakan Ukraina ingin tahu kapan mereka akan berada di NATO.

“Kami membutuhkan sesuatu yang lebih dari sekadar hubungan yang kami miliki sekarang,” ujar Zelensky.

"Kami akan berada dalam aliansi mereka, kami yakin itu adalah jaminan keamanan Ukraina dan jaminan nyata," ia melanjutkan.

“Tapi sementara kami menunggu keanggotaan dan bukan anggota, kami ingin jaminan keamanan yang sangat spesifik disetujui di Vilnius jika ada kesempatan untuk melakukan itu maka kami akan siap di pihak kami,” tukasnya.

Baca Juga: AS Kembali Kucurkan Bantuan Senjata untuk Ukraina, Termasuk Amunisi HIMARS
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Terungkap! Pemimpin...
Terungkap! Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Ikut Susun Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved