Fakta-fakta Perang Saudara Sudan yang Libatkan 2 Jenderal Terkuat

Kamis, 20 April 2023 - 15:25 WIB
loading...
A A A
Dalam beberapa minggu terakhir, ketegangan semakin meningkat.

2. Persaingan Militer Berkembang


RSF didirikan oleh Bashir untuk menumpas pemberontakan di Darfur yang dimulai lebih dari 20 tahun lalu karena marginalisasi politik dan ekonomi masyarakat setempat oleh pemerintah pusat Sudan. RSF juga dikenal dengan nama Janjaweed, yang dikaitkan dengan kekejaman yang meluas.

Pada 2013, Bashir mengubah Janjaweed menjadi pasukan paramiliter semi-terorganisir dan memberikan pangkat militer kepada para pemimpin mereka sebelum mengerahkan mereka untuk menumpas pemberontakan di Darfur Selatan dan kemudian mengirim banyak orang untuk berperang di Yaman, dan kemudian Libya.

RSF, yang dipimpin oleh Hemedti, dan pasukan militer reguler di bawah Burhan bekerja sama untuk menggulingkan Bashir pada tahun 2019. RSF kemudian membubarkan aksi duduk damai yang diadakan di depan markas militer di Khartoum, menewaskan ratusan orang dan memerkosa puluhan lainnya.

Kesepakatan pembagian kekuasaan dengan warga sipil yang memimpin protes terhadap Bashir, yang seharusnya membawa transisi menuju pemerintahan demokratis, diinterupsi oleh kudeta pada Oktober 2021.

Kudeta tersebut membuat tentara kembali memegang kendali tetapi menghadapi protes mingguan, isolasi baru dan memperdalam kesengsaraan ekonomi. Hemedti mendukung rencana transisi baru, membawa ketegangan dengan Burhan ke permukaan.

Hemedti memiliki kekayaan besar yang berasal dari ekspor emas dari tambang ilegal, dan memimpin puluhan ribu veteran perang yang tangguh. Dia telah lama kecewa dengan posisinya sebagai wakil resmi di dewan penguasa Sudan.

3. Tuntutan RSF Masuk Angkatan Bersenjata


Penyebab utama ketegangan sejak pemberontakan adalah tuntutan sipil untuk pengawasan militer dan integrasi RSF ke dalam Angkatan Bersenjata Sudan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian AS dan Iran Tak Mungkin Terjadi, Teheran Akan Memiliki Senjata Nuklir
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Penumpang Ngamuk Berusaha...
Penumpang Ngamuk Berusaha Serang Pilot, Pesawat Mendarat Darurat
Rekomendasi
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Gula Berlebihan pada Anak, Bisa Turunkan Kecerdasan
Berita Terkini
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
Infografis
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved