Profil Ma Zhongying, Sosok Jenderal Muslim Asal China yang Mengejutkan

Senin, 17 April 2023 - 20:15 WIB
loading...
Profil Ma Zhongying,...
Jenderal Ma Zhongying merupakan tokoh muslim yang disegani di China. Foto/wikimedia
A A A
BEIJING - Sosok Ma Zhongying mungkin tampak asing bagi masyarakat umum. Padahal, dulunya dia diketahui sebagai seorang panglima perang muslim asal China yang cukup disegani.

Profil Ma Zhongying


Ma Zhongying atau biasa dikenal juga dengan Ma Chung-ying awalnya hanya salah seorang perwira tentara biasa. Dia lahir sekitar tahun 1910 di Ho-chou, Kansu, China.

Mengutip laman PeoplePill, Zhongying pertama kali bergabung dengan milisi Muslim sekitar tahun 1924. Merujuk pada perkiraan tahun kelahirannya, saat itu dia baru berusia sekitar 14 tahun.

Sebagai milisi, saat itu dia pernah terlibat dalam pemberontakan melawan pasukan Guominjun Feng Yuxiang di Gansu.

Tak hanya itu, beberapa kali Zhongying juga harus berperang melawan para kerabatnya sendiri yang melayani Guominjun, termasuk pamannya yang bernama Ma Lin.

Akan tetapi, beberapa waktu setelahnya Zhongying justru dikeluarkan dari jabatannya sebagai komandan. Hal ini terjadi karena dia bertindak tanpa perintah kala menyerang Hezhou.

Namun, dia tidak menyerah begitu saja. Bersama para pasukannya yang setia, dia tetap melanjutkan perjalanannya.

Zhongying bersama pasukannya sempat merebut ibu kota Gansu dari Guominjun pada April 1929. Sayangnya, hal tersebut tak bertahan lama setelah musuh kembali merebutnya.

Tak lama setelahnya, dia bergabung dengan Akademi Militer Whampoa di Nanjing. Berbekal ilmu tambahan yang didapatnya, dia beberapa kali merencanakan pemberontakan.

Suatu ketika, Zhongying mendapat permintaan bantuan dari Yulbars Khan. Mereka memintanya untuk menggulingkan Gubernur Jin Shuren dan melancarkan pemberontakan Kumul.

Singkatnya, api pemberontakan tersebut bermula karena Gubernur Jin telah menandatangani perjanjian senjata dengan Uni Soviet.

Akhirnya, bersama para pasukan dan sekutunya, Zhongying bertempur melawan dalam pemberontakan tersebut.

Seiring waktu, pertempuran tersebut membuat beberapa jenderal China membelot ke kubu Ma Zhongying. Tak hanya terlibat dalam pemberontakan ini, Zhongying juga turut berperang saat Uni Soviet melakukan invasi ke Xinjiang.

Beralih ke kepribadiannya, Zhongying diketahui cukup mengidolakan beberapa tokoh populer seperti Jengis Khan, Napoleon, hingga Zuo Zongtang.

Saat bersama pasukannya, dia juga sering menghabiskan waktu untuk memainkan harmonium.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Jenderal Iran Incar...
Jenderal Iran Incar Trump dan Netanyahu, Balas Dendam untuk Khamenei
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
UMKM Nasional Miliki...
UMKM Nasional Miliki Ketangguhan Hadapi Serbuan Produk China
Iran Ancam Beri Balasan...
Iran Ancam Beri Balasan Atas Serangan AS, IRGC Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-9
Pecah! Momen PM Malaysia...
Pecah! Momen PM Malaysia Anwar Ibrahim Nyanyi, PM Thailand Charnvirakul Main Saksofon
Rekomendasi
Heboh Email AFA Diretas...
Heboh Email AFA Diretas Sebut Argentina Diuntungkan Wasit
18 Sekolah Ikut Kejuaraan...
18 Sekolah Ikut Kejuaraan Fun Atletik ABK 2026, Dorong Olahraga Inklusif di Indonesia
Jelang Muktamar ke-35...
Jelang Muktamar ke-35 NU, Nama KH Zulfa Mustofa Masuk Bursa Calon Ketum PBNU
Berita Terkini
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved