Daftar Isi Bocoran Dokumen WikiLeaks yang Sempat Menggemparkan Dunia
Senin, 17 April 2023 - 16:15 WIB
loading...
A
A
A
Melansir DW, mulai tahun 2006 terdapat laman internet yang berfungsi mengumpulkan berbagai materi informasi rahasia.
Pengkategorian dokumen rahasia itu dilakukan langsung oleh pemerintah, perusahaan, dan pihak lain yang melakukan publikasi. Laman tersebutlah yang kemudian dikenal dengan WikiLeaks.
Pada Juni 2015 WikiLeaks merilis dokumen rahasia yang disinyalir berasal dari diplomat Arab Saudi. Di sana diketahui fakta bahwa Iran mengirim peralatan nuklir ke Sudan pada tahun 2012.
Kontainer asal Iran tiba di Sudan dan membawa peralatan teknis sensitif dalam bentuk sentrifugal guna memperkaya uranium. Sementara itu, pengiriman keduanya akan tiba di bulan Juni 2015.
Bocoran informasi tersebut terkuak setelah 60 ribu file rahasia, yang disebut berasal dari Kedubes (Kedutaan Besar) Arab Saudi di banyak negara, dirilis oleh Wikileaks pada pekan sebelumnya.
Dokumen lain yang juga dibocorkan WikiLeaks bergulir pada Oktober 2015. Kali ini, CIA atau intelijen AS yang menjadi sasarannya.
Dokumen rahasia itu diklaim berasal dari akun surel (surat elektronik/email) Direktur CIA John Brennan. Di dalamnya terdapat fakta mengenai kejelekan CIA dan kebijakan AS terhadap negara-negara lain.
WikiLeaks menyebut “aib” kerja CIA di Afghanistan dan beragam aksi penyiksaan agennya kepada para tahanan. Seorang pelajar SMA dikabarkan sebagai pihak yang berada di balik kebocoran itu. Ia berhasil membajak surel pribadi Brennan dan menguras informasinya.
Pengkategorian dokumen rahasia itu dilakukan langsung oleh pemerintah, perusahaan, dan pihak lain yang melakukan publikasi. Laman tersebutlah yang kemudian dikenal dengan WikiLeaks.
Pada Juni 2015 WikiLeaks merilis dokumen rahasia yang disinyalir berasal dari diplomat Arab Saudi. Di sana diketahui fakta bahwa Iran mengirim peralatan nuklir ke Sudan pada tahun 2012.
Kontainer asal Iran tiba di Sudan dan membawa peralatan teknis sensitif dalam bentuk sentrifugal guna memperkaya uranium. Sementara itu, pengiriman keduanya akan tiba di bulan Juni 2015.
Bocoran informasi tersebut terkuak setelah 60 ribu file rahasia, yang disebut berasal dari Kedubes (Kedutaan Besar) Arab Saudi di banyak negara, dirilis oleh Wikileaks pada pekan sebelumnya.
Dokumen lain yang juga dibocorkan WikiLeaks bergulir pada Oktober 2015. Kali ini, CIA atau intelijen AS yang menjadi sasarannya.
Dokumen rahasia itu diklaim berasal dari akun surel (surat elektronik/email) Direktur CIA John Brennan. Di dalamnya terdapat fakta mengenai kejelekan CIA dan kebijakan AS terhadap negara-negara lain.
WikiLeaks menyebut “aib” kerja CIA di Afghanistan dan beragam aksi penyiksaan agennya kepada para tahanan. Seorang pelajar SMA dikabarkan sebagai pihak yang berada di balik kebocoran itu. Ia berhasil membajak surel pribadi Brennan dan menguras informasinya.
Lihat Juga :