Tiga Reaktor Dimatikan, Jerman Akhiri Era Nuklir

Minggu, 16 April 2023 - 17:20 WIB
loading...
Tiga Reaktor Dimatikan,...
Tiga Reaktor Dimatikan, Jerman Akhiri Era Nuklir. FOTO/DW
A A A
BERLIN - Jerman mematikan tiga reaktor nuklir terakhirnya pada Sabtu (15/4/2023). Negara itu keluar dari tenaga atom, bahkan ketika berusaha untuk menghentikan diri dari bahan bakar fosil dan mengelola krisis energi yang disebabkan oleh perang di Ukraina.

Sementara banyak negara Barat meningkatkan investasi mereka dalam energi atom untuk mengurangi emisi mereka, Jerman mengakhiri era nuklirnya lebih awal.

Baca juga: Erdogan: Putin Mungkin Akan Kunjungi Turki untuk Resmikan Reaktor Nuklir

“Ini adalah akhir dari sebuah era," kata perusahaan energi RWE dalam sebuah pernyataan tak lama setelah tengah malam yang mengonfirmasi bahwa tiga reaktor telah diputus dari jaringan listrik, seperti dikutip dari AFP.

Perekonomian terbesar Eropa telah berusaha untuk meninggalkan tenaga nuklir sejak tahun 2002, tetapi penghentian itu dipercepat oleh mantan kanselir Angela Merkel pada tahun 2011 setelah bencana nuklir Fukushima di Jepang.

Keputusan keluar sangat populer di negara dengan gerakan anti-nuklir yang kuat, dipicu oleh ketakutan akan konflik Perang Dingin dan bencana atom seperti Chernobyl di Ukraina.

“Risiko tenaga nuklir pada akhirnya tidak dapat dikendalikan,” kata Menteri Lingkungan Hidup Steffi Lemke, yang minggu ini berziarah ke pabrik Jepang yang naas tersebut menjelang pertemuan G7 di negara tersebut.

Baca juga: 3 Reaktor Nuklir di Indonesia yang Bisa Digunakan untuk Riset dan Bom Atom

Demonstran anti-nuklir turun ke jalan di beberapa kota Jerman untuk menandai penutupan tersebut.
Greenpeace, di jantung gerakan anti-nuklir, mengadakan pesta perayaan di Gerbang Brandenburg di Berlin.

“Kami mengakhiri teknologi yang berbahaya, tidak berkelanjutan, dan mahal,” kata MP Hijau Juergen Trittin.

Di depan Gerbang Brandenburg, para aktivis secara simbolis membunuh model dinosaurus. Awalnya direncanakan untuk akhir tahun 2022, keluarnya nuklir Jerman ditunda karena pasokan gas Rusia berkurang.

Jerman, penghasil emisi terbesar di Uni Eropa, juga menyalakan beberapa pembangkit berbahan bakar batu bara kapur barus untuk menutupi potensi celah yang ditinggalkan oleh gas. Situasi energi yang menantang telah meningkatkan seruan di dalam negeri untuk penundaan keluar dari nuklir.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Bawa Pikap Ayahnya,...
Bawa Pikap Ayahnya, Bocah 11 Tahun Tabrak Iringan Peziarah dan Tewaskan 8 Orang
Bus Penuh Penumpang...
Bus Penuh Penumpang Ngebut Masuk Jurang, 40 Orang Tewas
Rekomendasi
Transformasi Strategis...
Transformasi Strategis Memasuki Era Quantum Globalisasi 2.0
PM Singapura Lawrence...
PM Singapura Lawrence Wong Bertemu Presiden Prabowo Besok, Ini yang Dibahas
KM Makmur Jaya Mati...
KM Makmur Jaya Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, 150 Penumpang Dievakuasi
Berita Terkini
Meski Ada Ancaman, Kedubes...
Meski Ada Ancaman, Kedubes Iran Ucapkan Terima Kasih kepada Delegasi yang Hadiri Pemakaman Khamenei
AS Tebar Ancaman ke...
AS Tebar Ancaman ke Banyak Negara agar Tidak Kirim Delegasi ke Pemakaman Khamenei, Apakah Efektif?
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
Hamas dan Hizbullah...
Hamas dan Hizbullah Jadi Tamu Istimewa pada Pemakaman Khamenei
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
Kilang Minyak dan Pangkalan...
Kilang Minyak dan Pangkalan Kapal Perang di St Petersburg Dihujani Drone Ukraina
Infografis
Wasit Jerman Daniel...
Wasit Jerman Daniel Siebert Pimpin Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved