23 Tentara AS di Suriah Menderita Cedera Otak Traumatis
Minggu, 16 April 2023 - 15:45 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Militer AS Krisis Bunuh Diri, Pentagon Sarankan Kontrol Senjata Tentara
Obada Mzaik, yang lahir di Ohio dan juga memegang kewarganegaraan Suriah, mengatakan dia berharap untuk melihat keluarga ketika dia ditahan saat tiba di bandara Damaskus pada Januari 2012, hampir setahun setelah perang saudara yang brutal.
Dalam gugatan yang diajukan di pengadilan federal di Washington, Mzaik mengatakan dia dibawa ke sel ruang bawah tanah yang menampung sekitar 10 orang lainnya, termasuk seorang anak laki-laki berusia 13 tahun yang mengatakan dia telah disiksa selama lebih dari 80 hari.
Mzaik, yang pernah menjadi mahasiswa di Suriah ketika protes pecah terhadap Assad, “dipukuli secara brutal dan sistematis, dicambuk dan diancam dengan sengatan listrik,” kata gugatan itu.
“Dia ditahan dalam kondisi penahanan yang tidak manusiawi dan dipaksa menyaksikan tahanan lain disiksa, termasuk salah satu kerabatnya,” katanya.
Obada Mzaik, yang lahir di Ohio dan juga memegang kewarganegaraan Suriah, mengatakan dia berharap untuk melihat keluarga ketika dia ditahan saat tiba di bandara Damaskus pada Januari 2012, hampir setahun setelah perang saudara yang brutal.
Dalam gugatan yang diajukan di pengadilan federal di Washington, Mzaik mengatakan dia dibawa ke sel ruang bawah tanah yang menampung sekitar 10 orang lainnya, termasuk seorang anak laki-laki berusia 13 tahun yang mengatakan dia telah disiksa selama lebih dari 80 hari.
Mzaik, yang pernah menjadi mahasiswa di Suriah ketika protes pecah terhadap Assad, “dipukuli secara brutal dan sistematis, dicambuk dan diancam dengan sengatan listrik,” kata gugatan itu.
“Dia ditahan dalam kondisi penahanan yang tidak manusiawi dan dipaksa menyaksikan tahanan lain disiksa, termasuk salah satu kerabatnya,” katanya.
(esn)
Lihat Juga :