56 Warga Sipil Tewas dalam Bentrokan Bersenjata di Sudan
Minggu, 16 April 2023 - 13:03 WIB
loading...
A
A
A
RSF menuduh tentara melakukan plot oleh loyalis mantan orang kuat Presiden Omar Hassan al-Bashir - yang digulingkan dalam kudeta pada 2019 - dan mencoba melakukan kudeta itu sendiri. Kudeta 2021 sendiri menggulingkan perdana menteri sipil negara itu.
Saksi mata melaporkan pertempuran di banyak daerah di luar ibu kota. Itu termasuk baku tembak di Merowe, kata saksi mata kepada Reuters.
RSF membagikan video yang katanya menunjukkan pasukan Mesir yang "menyerah" kepada mereka di Merowe. Mesir mengatakan pasukan berada di Sudan untuk latihan dengan rekan-rekan Sudan mereka.
Hemedti mengatakan kepada Sky News Arabia bahwa orang Mesir aman dan RSF akan bekerja sama dengan Kairo saat mereka kembali.
Video tersebut menunjukkan pria berpakaian seragam tentara berjongkok di tanah dan berbicara dalam dialek Arab Mesir.
Laporan yang belum dikonfirmasi oleh analis intelijen sumber terbuka mengatakan beberapa pesawat tempur Angkatan Udara Mesir dan pilotnya ditangkap oleh RSF, bersama dengan senjata dan kendaraan militer Sudan.
Bentrokan juga meletus antara RSF dan tentara di kota Darfur el-Fasher dan Nyala, kata saksi mata.
Kekuatan internasional - Amerika Serikat, Rusia, Mesir, Arab Saudi, Perserikatan Bangsa-Bangsa, Uni Eropa dan Uni Afrika - semuanya menyerukan untuk segera mengakhiri permusuhan.
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan bahwa dia telah berkonsultasi dengan menteri luar negeri Arab Saudi dan Uni Emirat Arab dan bahwa mereka telah sepakat bahwa penting bagi pihak-pihak yang terlibat di Sudan untuk segera mengakhiri permusuhan tanpa prasyarat apa pun.
Setelah panggilan telepon, menteri luar negeri Saudi, AS dan UEA menyerukan untuk kembali ke perjanjian kerangka kerja tentang transisi menuju demokrasi, lapor kantor berita negara Saudi.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres berbicara dengan Burhan, Hemedti, dan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi, kata juru bicara Guterres.
Baca Juga: Sekjen PBB Desak Semua Pihak yang Berperang di Sudan Setop Kekerasan
Saksi mata melaporkan pertempuran di banyak daerah di luar ibu kota. Itu termasuk baku tembak di Merowe, kata saksi mata kepada Reuters.
RSF membagikan video yang katanya menunjukkan pasukan Mesir yang "menyerah" kepada mereka di Merowe. Mesir mengatakan pasukan berada di Sudan untuk latihan dengan rekan-rekan Sudan mereka.
Hemedti mengatakan kepada Sky News Arabia bahwa orang Mesir aman dan RSF akan bekerja sama dengan Kairo saat mereka kembali.
Video tersebut menunjukkan pria berpakaian seragam tentara berjongkok di tanah dan berbicara dalam dialek Arab Mesir.
Laporan yang belum dikonfirmasi oleh analis intelijen sumber terbuka mengatakan beberapa pesawat tempur Angkatan Udara Mesir dan pilotnya ditangkap oleh RSF, bersama dengan senjata dan kendaraan militer Sudan.
Bentrokan juga meletus antara RSF dan tentara di kota Darfur el-Fasher dan Nyala, kata saksi mata.
Kekuatan internasional - Amerika Serikat, Rusia, Mesir, Arab Saudi, Perserikatan Bangsa-Bangsa, Uni Eropa dan Uni Afrika - semuanya menyerukan untuk segera mengakhiri permusuhan.
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan bahwa dia telah berkonsultasi dengan menteri luar negeri Arab Saudi dan Uni Emirat Arab dan bahwa mereka telah sepakat bahwa penting bagi pihak-pihak yang terlibat di Sudan untuk segera mengakhiri permusuhan tanpa prasyarat apa pun.
Setelah panggilan telepon, menteri luar negeri Saudi, AS dan UEA menyerukan untuk kembali ke perjanjian kerangka kerja tentang transisi menuju demokrasi, lapor kantor berita negara Saudi.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres berbicara dengan Burhan, Hemedti, dan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi, kata juru bicara Guterres.
Baca Juga: Sekjen PBB Desak Semua Pihak yang Berperang di Sudan Setop Kekerasan
(ian)
Lihat Juga :