Bos Wagner Desak Putin Akhiri Invasi di Ukraina

Minggu, 16 April 2023 - 07:54 WIB
loading...
Bos Wagner Desak Putin...
Bos kelompok tentara bayaran Rusia Wagner Grup, Yevgeny Prigozhin, mendesak Presiden Vladimir Putin untuk mengakhiri invasi di Ukraina. Foto/Euronews
A A A
MOSKOW - Pendiri kelompok tentara bayaran Rusia Grup Wagner , Yevgeny Prigozhin, mendesak Presiden Vladimir Putin untuk mengakhiri "operasi militer khusus" yang sedang berlangsung di Ukraina dan berfokus pada penguatan cengkeraman negaranya di wilayah yang didudukinya di negara Eropa Timur tersebut.

"Untuk otoritas (Rusia) dan untuk masyarakat secara keseluruhan, hari ini perlu untuk mengakhiri operasi militer khusus. Pilihan yang ideal adalah mengumumkan akhir dari operasi militer khusus, untuk memberi tahu semua orang bahwa Rusia telah mencapai hasil yang direncanakan, dan dalam arti tertentu kami telah benar-benar mencapainya," tulis Prigozhin dalam artikel blog yang diposting di Telegram pada hari Jumat yang dibagikan dan diterjemahkan oleh outlet berita Ukraina Pravda yang dinukil Newsweek, Minggu (16/4/2023).

Grup Wagner adalah perusahaan militer swasta yang didukung Kremlin yang dipimpin oleh Prigozhin, yang berkontribusi pada operasi militer Rusia di Ukraina.

Putin meluncurkan perangnya di Ukraina Februari lalu, yang secara luas disebut sebagai "operasi militer khusus", dengan keyakinan bahwa negaranya akan meraih kemenangan cepat melawan tetangganya di Eropa Timur.

Namun, Ukraina menanggapi dengan upaya pertahanan yang lebih kuat dari perkiraan, terutama didukung dan disokong oleh bantuan militer dari Barat, yang membantu menghalangi tujuan militer Rusia dan membatasi kemajuan mereka.

Lebih dari setahun telah berlalu sejak invasi, dengan pertempuran masih terkonsentrasi di wilayah paling timur Ukraina, dengan analis mengatakan upaya serangan musim dingin Rusia sebagian besar telah gagal.

Tetap saja, pasukan Rusia didukung oleh Grup Wagner, yang merekrut ribuan tahanan Rusia tahun lalu untuk berperang di Ukraina. Prigozhin mengumumkan pada bulan Maret bahwa lebih dari 5.000 mantan narapidana telah dibebaskan sejak musim panas lalu, setelah memenuhi kontrak mereka dengan kelompok tersebut, menurut outlet Meduza.

Baca Juga: Bos Wagner Rusia: Kebocoran Dokumen Pentagon Tak akan Rugikan Ukraina
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Influencer Andrew-Tristan...
Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi
Rekomendasi
KPK Panggil Bupati Penajam...
KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara terkait Kasus Gratifikasi di Kukar
10 Kontroversi Argentina...
10 Kontroversi Argentina di Piala Dunia 2026: Tuduhan Dibantu Wasit hingga Pukul Pemain Spanyol
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Berita Terkini
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Infografis
Ukraina Mengharapkan...
Ukraina Mengharapkan 3 Juta Peluru Sekutu untuk Akhiri Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved