Aghdam, Kota Hantu di Azerbaijan

Sabtu, 15 April 2023 - 20:56 WIB
loading...
Aghdam, Kota Hantu di...
Pemandangan suram salah satu sudut Kota Aghdam di Azerbaijan. Kota yang dulunya indah ini menjadi kota hantu akibat perang. Foto/Stepan Lohr
A A A
JAKARTA - Puing-puing bangunan Kota Aghdam di Azerbaijan menjadi saksi sejarah dari konflik yang terjadi antara Azerbaijan dan Armenia. Aghdam berarti istana kecil dalam bahasa Turki kuno.

Wilayah yang mempunyai luas kurang lebih 1.154 kilometer persegi tersebut sepi, sunyi, serta tidak berpenghuni. Aghdam terpaksa ditinggalkan oleh penghuninya. Hal ini lantaran agresi militer yang dilakukan Armenia setelah bubarnya Uni Soviet pada 1991.

Sebelum pendudukan Armenia, di Aghdam terdapat industri berat, makanan ringan, dan pertanian.

Sekadar diketahui, pada 1988, Aghdam terlibat Perang Nagorno-Karabakh I. Perang tersebut berlangsung hingga gencatan senjata pada 1994.

Dampak dari peperangan tersebut, Armenia menduduki 20 persen wilayah Azerbaijan. Selain itu, perang itu juga mengakibatkan puluhan ribu warga Azerbaijan terbunuh dan banyak warga yang diusir.

Baca Juga: Invasi ke Ukraina Terseok-seok, Putin Dikhianati Panglima Militer Rusia?

Pada 23 Juli 1993, pasukan Armenia menduduki sebagian wilayah Aghdam. Area yang diduduki oleh Armenia tersebut diratakan dengan tanah. Sejumlah desa di Aghdam tetap berada di bawah kendali Azerbaijan setelah pendudukan Armenia.

Setelah perang berkepanjangan, tercatat ribuan orang tewas dan mengalami cacat. Selain itu, ratusan ribu warga mengungsi. Pada 29 Juli 1993, Dewan Keamanan PBB mengadopsi Resolusi 853. Resolusi tersebut mengutuk pendudukan di Aghdam, menyerukan penarikan pasukan pendudukan segera serta tanpa syarat dari wilayah tersebut, serta pengembalian pengungsi ke rumah masing-masing.

Aghdam menyisakan puing-puing bangunan yang ringkih berdiri. Dinding pada bangunan banyak yang bolong dan tidak beratap, nyaris runtuh dan terlihat kusam. Di sudut kota yang dulunya dikenal sebagai salah satu distrik terbesar dan terindah di Azerbaijan ini ditemukan deretan bangkai mobil tua, reruntuhan dinding, serta gundukan tanah yang ditemukan di sudut kota.

Sebagain besar monumen yang ada di wilayah ini juga hancur, baik seluruhnya maupun sebagian. Museum dijarah, monumen dan artefak dicuri. Museum yang hancur seperti Museum Roti, Museum Sejarah dan Geografi, dan Galeri Seni.

Selain itu, Masjid Juma yang merupakan monumen arsitektur dan keagamaan kuno di pusat kota Aghdam, sekaligus satu-satunya masjid di wilayah ini, pun mengalami rusak yang parah. Langit-langit masjid hancur serta prasasti dinding di masjid juga terhapus.

Pendudukan di Aghdam berakhir setelah 27 tahun karena perang selama 6 minggu antara Armenia dan Azerbaijan pada 2020.

Pada 10 November 2020, perjanjian perdamaian trilateral antara Rusia, Azerbaijan, dan Armenia ditandatangani. Hal ini sekaligus mengakhiri Perang Nagorno-Karabakh II. Berdasarkan perjanjian tersebut, Armenia juga mengembalikan Aghdam kepada Azerbaijan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
Terungkap, Israel Kerahkan...
Terungkap, Israel Kerahkan Pasukan Elite ke Azerbaijan untuk Perang Melawan Iran
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
IKN Diprediksi Jadi...
IKN Diprediksi Jadi Kota Hantu, Purbaya: Jangan Dengar Prediksi Orang Luar
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved