Lebih dari 22 Juta Jemaah Kunjungi Masjidilharam dalam 20 Hari Pertama Ramadan

Jum'at, 14 April 2023 - 14:07 WIB
loading...
Lebih dari 22 Juta Jemaah...
Umat Islam melaksanakan salat Isya di Masjidilharam saat bulan suci Ramadan, di kota suci Mekkah, Arab Saudi, 11 April 2023. Foto/SPA
A A A
RIYADH - Lebih dari 22 juta jemaah telah mengunjungi Masjidilharam di Arab Saudi selama 20 hari pertama Ramadan.

Laporan itu diungkapkan Presiden Umum Urusan Masjidilharam dan Masjid Nabawi Sheikh Dr Abdulrahman bin Abdulaziz Al-Sudais.

“Sheikh Dr Abdulrahman bin Abdulaziz Al-Sudais mengatakan pihaknya mengikuti strategi operasional yang terperinci untuk memastikan sejumlah besar jemaah dan peziarah dapat mengunjungi situs tersebut dan melakukan ritual mereka dengan mudah,” ungkap laporan kantor berita negara SPA.

Ramadan, yang dimulai pada 23 Maret, melihat gelombang besar jemaah umrah dan umat Islam ke tempat-tempat suci di Arab Saudi.

Baca juga: Perang Buntu, Ukraina Diprediksi Terapkan Mobilisasi Penuh Seluruh Warga

Rencana terperinci yang bertujuan memfasilitasi pengalaman jemaah selama hari-hari terakhir Ramadan dan untuk memastikan layanan berkualitas tinggi mulai berlaku pada Selasa (11/4/2023).

Rencananya termasuk mencuci Masjidilharam 10 kali sehari oleh lebih dari 4.000 pekerja. Lebih dari 70 tim juga akan beroperasi sepanjang waktu untuk membersihkan seluruh area masjid.

“Teknologi kecerdasan buatan juga akan digunakan untuk melakukan operasi disinfeksi di Masjidilharam,” papar Haidar.

Dia menambahkan 11 robot akan melakukan tugas ini hingga delapan jam tanpa campur tangan manusia.

Rencananya juga menyediakan sekitar 8.000 kendaraan, termasuk 3.000 unit yang bertenaga listrik, untuk mengangkut jemaah dari tempat parkir ke tempat ibadah. Jemaah dapat memesan terlebih dahulu melalui aplikasi Tanaqol.

Lebih dari 160 anggota staf akan dikerahkan di pintu Masjidilharam untuk memfasilitasi pintu masuk dan keluar jemaah dan untuk membantu pertanyaan apa pun.

Mengenai pemeliharaan, Kepresidenan telah menyediakan lebih dari 90 insinyur dan teknisi di Masjidilharam dan halamannya di mana terdapat lebih dari 200 eskalator listrik dan 14 lift.

Kepresidenan mendesak jemaah dan pelaku umrah untuk mematuhi semua instruksi di Masjidilharam dan mencatat bahwa kerja sama dengan petugas keamanan diperlukan untuk menjaga keamanan dan keselamatan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Masjid Terbesar di...
10 Masjid Terbesar di Dunia, Umat Muslim Indonesia Patut Bangga
Arab Saudi Umumkan Pedoman...
Arab Saudi Umumkan Pedoman Baru Bulan Ramadan untuk Masjid, Apa Saja?
Terekam Kamera, Pria...
Terekam Kamera, Pria Ini Coba Bunuh Diri di Masjidilharam Makkah
3 Fakta Kecelakaan Bus...
3 Fakta Kecelakaan Bus Jemaah Umrah Asal India di Madinah
Bus Umrah Tabrakan dengan...
Bus Umrah Tabrakan dengan Truk Tangki di Dekat Madinah, 42 Jemaah Dikhawatirkan Meninggal
Apa Itu King Salman...
Apa Itu King Salman Gate? Proyek Pangeran MBS untuk Tambah 900.000 Tempat Salat di Dekat Masjidilharam
Davina Karamoy Kembalikan...
Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel ke Penyidik
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Hanya dalam 5 Hari,...
Hanya dalam 5 Hari, 1 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved