67 Hari Mogok Makan, Tahanan Palestina Sekarat di Penjara Israel

Kamis, 13 April 2023 - 17:48 WIB
loading...
A A A
“Itulah mengapa kami menuntut agar dia dipindahkan ke rumah sakit sipil. Selain itu, para sipir dengan sengaja mengganggu dan melarangnya tidur dengan menyerbu selnya setiap setengah jam dan membiarkan lampu tetap bersinar di dalamnya,” kata Mohammed Adnan.

“Israel sejauh ini menolak untuk mengizinkan saya, istrinya, dan sembilan anaknya untuk mengunjunginya, dengan dalih larangan keamanan,” imbuhnya.

Adnan dianggap sebagai pemimpin Jihad Islam terkemuka di Tepi Barat yang diduduki. Dia memiliki toko roti di kampung halamannya dan memiliki sembilan anak. Dia aktif dalam mendukung tahanan Palestina dan secara teratur berpartisipasi dalam acara yang diadakan untuk mendukung mereka.

Istrinya mengimbau berbagai organisasi hak asasi manusia, terutama internasional, untuk membantu menarik perhatian pada kasusnya dan menekan Israel untuk membebaskannya "sebelum terlambat".

Qaddoura Fares, kepala Klub Tahanan Palestina, mengatakan bahwa Israel dengan sengaja mengabaikan tuntutan pembebasan Adnan untuk memperpanjang mogok makannya, dengan harapan hal itu akan bertindak sebagai pencegahan bagi tahanan Palestina lainnya.

Tahanan Palestina secara kolektif melakukan 25 pemogokan, serta 410 pemogokan individu, yang terakhir adalah pemogokan Adnan.

Menurut Klub Tahanan Palestina, jumlah tahanan yang ditahan di penjara Israel saat ini adalah 4.700, 1.000 di antaranya berada dalam penahanan administratif, sementara pasukan Israel telah melakukan setidaknya 1.300 penangkapan sejak awal tahun ini.

Baca Juga: Ribuan Pemukim Yahudi Israel Berpawai ke Pos Terdepan Ilegal
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kehancuran Israel Bukan...
Kehancuran Israel Bukan dari Musuh Asing! Mayoritas Warga Zionis Takut Terjadi Perang Saudara
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
Usai Zionis Hancurkan...
Usai Zionis Hancurkan Patung Yesus, Netanyahu Klaim Desa Kristen Lebanon Minta Dicaplok Israel agar Dilindungi
Takut Ditangkap, Menteri...
Takut Ditangkap, Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Dilaporkan Batal Terbang ke New York
Para Pelayat Ayatollah...
Para Pelayat Ayatollah Ali Khamenei: 'Balas Dendam, Balaskan Darah Pemimpin Kita!'
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 2.300 Orang, Penyintas Krisis Makanan
Momen Pelatih Mesir...
Momen Pelatih Mesir Bentangkan Bendera Palestina Setelah Menang atas Australia di Piala Dunia
Rekomendasi
Amerika Serikat vs Belgia:...
Amerika Serikat vs Belgia: Setan Merah Siap Pulangkan Tuan Rumah Terakhir?
DPP PPP Menangkan 5...
DPP PPP Menangkan 5 Gugatan Sengketa Internal, PN Jakpus Perkuat Legalitas Kepengurusan Partai
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
Berita Terkini
Revolusi Islam di Iran...
Revolusi Islam di Iran Akan Terus Berlanjut, Ini 3 Indikasi Utamanya
Kehancuran Israel Bukan...
Kehancuran Israel Bukan dari Musuh Asing! Mayoritas Warga Zionis Takut Terjadi Perang Saudara
5 Pemakaman Tokoh Dunia...
5 Pemakaman Tokoh Dunia dengan Biaya Fantastis, Ada yang Capai Rp14,4 Triliun
Setelah 2 Dekade, Hamas...
Setelah 2 Dekade, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan Gaza
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved