Rusia Uji Rudal Balistik Antarbenua Canggih di Tengah Perang Ukraina
Kamis, 13 April 2023 - 07:46 WIB
loading...
Rusia menguji coba rudal balistik antarbenua canggih pada Selasa di tengah perangnya yang sedang berlangsung di Ukraina. Foto/Kementerian Pertahanan Rusia
A
A
A
MOSKOW - Rusia telah menguji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) canggih di tengah perangnya yang sedang berlangsung di Ukraina , pada Selasa. Manuver ini berselang beberapa minggu setelah Moskow menangguhkan partisipasi dalam perjanjian kontrol senjata nuklir terakhir yang tersisa dengan Amerika Serikat.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan hari Rabu bahwa kru tempur berhasil meluncurkan rudal balistik antarbenua dari sistem rudal darat mobile dari lokasi uji Kapustin Yar.
“Hulu ledak rudal pelatihan itu menghantam target tiruan di tempat latihan Sary-Shagan [Republik Kazakhstan] dengan presisi tertentu,” kata Kementerian tersebut, seperti dikutip The Moscow Times.
Sejak Rusia menginvasi Ukraina tahun lalu, Presiden Vladimir Putin telah mengeluarkan peringatan terselubung bahwa dia dapat menggunakan senjata nuklir di sana jika negaranya terancam.
Baca Juga: AS Kerahkan Jet Tempur Siluman F-22 Raptor ke Dekat Ukraina
Pada akhir Februari, Putin mengatakan Moskow menangguhkan partisipasi dalam New START Treaty (Perjanjian START Baru), di mana Rusia dan Amerika Serikat telah sepakat untuk membatasi cadangan nuklir dan tunduk pada inspeksi bersama.
Kurang dari tiga minggu lalu, Putin mengatakan dia akan mengerahkan senjata nuklir taktis ke negara sekutunya; Belarusia, dan akan menempatkannya ke depan "pintu" Uni Eropa.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan hari Rabu bahwa kru tempur berhasil meluncurkan rudal balistik antarbenua dari sistem rudal darat mobile dari lokasi uji Kapustin Yar.
“Hulu ledak rudal pelatihan itu menghantam target tiruan di tempat latihan Sary-Shagan [Republik Kazakhstan] dengan presisi tertentu,” kata Kementerian tersebut, seperti dikutip The Moscow Times.
Sejak Rusia menginvasi Ukraina tahun lalu, Presiden Vladimir Putin telah mengeluarkan peringatan terselubung bahwa dia dapat menggunakan senjata nuklir di sana jika negaranya terancam.
Baca Juga: AS Kerahkan Jet Tempur Siluman F-22 Raptor ke Dekat Ukraina
Pada akhir Februari, Putin mengatakan Moskow menangguhkan partisipasi dalam New START Treaty (Perjanjian START Baru), di mana Rusia dan Amerika Serikat telah sepakat untuk membatasi cadangan nuklir dan tunduk pada inspeksi bersama.
Kurang dari tiga minggu lalu, Putin mengatakan dia akan mengerahkan senjata nuklir taktis ke negara sekutunya; Belarusia, dan akan menempatkannya ke depan "pintu" Uni Eropa.
Lihat Juga :