Filipina dan AS Mulai Latihan Militer Gabungan Terbesar, Kerahkan 18.000 Tentara
Selasa, 11 April 2023 - 14:01 WIB
loading...
A
A
A
Sekitar 50 pengunjuk rasa sayap kiri menggelar protes di luar tempat upacara pembukaan, menyerukan pemerintah Filipina membatalkan latihan tersebut.
Sebagai bagian dari latihan, pasukan akan melakukan pendaratan amfibi di pulau barat Palawan, daratan terdekat Filipina ke Kepulauan Spratly, di mana Beijing dan Manila memiliki klaim yang bersaing.
Amerika juga akan menggunakan rudal Patriot mereka, yang dianggap sebagai salah satu sistem pertahanan udara terbaik di dunia, dan sistem roket presisi HIMARS, yang telah membantu pasukan Ukraina melawan penjajah Rusia.
“Kedua tentara awalnya berencana menembakkan peluru tajam ke laut lepas provinsi utara Ilocos Norte, sekitar 355 kilometer dari pantai selatan Taiwan, tetapi kemudian harus memindahkannya lebih jauh ke Laut China Selatan,” papar Mayor Jenderal Angkatan Darat Filipina Marvin Licudine.
Situs asli “tidak cukup siap” untuk membongkar peralatan yang dibutuhkan, menurut dia.
Tempat baru tersebut berjarak kurang dari 300 kilometer di sebelah timur Scarborough Shoal yang dikuasai China.
“Latihan tersebut akan meningkatkan taktik, teknik dan prosedur di berbagai operasi militer,” ungkap juru bicara militer Filipina Kolonel Medel Aguilar.
Segera setelah upacara pembukaan di Manila, menteri pertahanan dan luar negeri Filipina akan bersama-sama bertemu dengan menteri luar negeri AS di Washington.
Sebagai bagian dari latihan, pasukan akan melakukan pendaratan amfibi di pulau barat Palawan, daratan terdekat Filipina ke Kepulauan Spratly, di mana Beijing dan Manila memiliki klaim yang bersaing.
Amerika juga akan menggunakan rudal Patriot mereka, yang dianggap sebagai salah satu sistem pertahanan udara terbaik di dunia, dan sistem roket presisi HIMARS, yang telah membantu pasukan Ukraina melawan penjajah Rusia.
“Kedua tentara awalnya berencana menembakkan peluru tajam ke laut lepas provinsi utara Ilocos Norte, sekitar 355 kilometer dari pantai selatan Taiwan, tetapi kemudian harus memindahkannya lebih jauh ke Laut China Selatan,” papar Mayor Jenderal Angkatan Darat Filipina Marvin Licudine.
Situs asli “tidak cukup siap” untuk membongkar peralatan yang dibutuhkan, menurut dia.
Tempat baru tersebut berjarak kurang dari 300 kilometer di sebelah timur Scarborough Shoal yang dikuasai China.
“Latihan tersebut akan meningkatkan taktik, teknik dan prosedur di berbagai operasi militer,” ungkap juru bicara militer Filipina Kolonel Medel Aguilar.
Segera setelah upacara pembukaan di Manila, menteri pertahanan dan luar negeri Filipina akan bersama-sama bertemu dengan menteri luar negeri AS di Washington.
(sya)
Lihat Juga :