Kisah Putra Pendiri Hamas Membelot ke Israel dan Keluar dari Islam

Minggu, 09 April 2023 - 04:19 WIB
loading...
A A A
Pada Agustus 2008, Yousef secara terbuka mengungkapkan kekristenannya, dan meninggalkan kepemimpinan Hamas dan Arab, sehingga membahayakan dirinya sendiri dan mengekspos keluarganya di Ramallah untuk dianiaya.

Yousef juga mengklaim bahwa tujuannya adalah untuk membawa perdamaian ke Timur Tengah; dia berharap untuk kembali ke tanah airnya ketika ada kedamaian.

Saudara laki-laki Yousef, Ouwais, mencela laporan tentang aktivitasnya, dengan mengatakan: "Itu penuh kebohongan; semuanya bohong."

Ouwais juga mengungkapkan bahwa kontak terakhir antara keluarganya dan Yousef terjadi lebih dari setahun sebelum berita tentang spionasenya muncul.

Sheikh Hassan Yousef, ayah Yousef, saat berada di penjara Israel, tidak lagi mengakui putranya karena menjadi mata-mata Israel.

Laporan Haaretz tentang Yousef dijelaskan oleh anggota Parlemen Hamas, Mushir al-Masri sebagai "perang psikologis yang dilancarkan terhadap rakyat Palestina... [itu] tidak pantas ditanggapi".

Yousef pernah diancam dideportasi dari AS karena pernyataan dalam bukunya tentang bekerja untuk Hamas ditafsirkan sebagai "memberikan dukungan material kepada organisasi teroris yang ditunjuk AS". Yousef menjelaskan bahwa maksud pernyataannnya adalah untuk melemahkan kelompok Hamas.

Kasusnya kemudian berlanjut ke tahap deportasi, meskipun Yousef memperingatkan bahwa dia kemungkinan akan dieksekusi oleh Otoritas Palestina jika dideportasi ke Tepi Barat.

Pada 24 Juni 2010, pejabat Shin Bet Gonen Ben Itzhak, yang selama 10 tahun bekerja dengan Yousef dengan nama samaran "Loai", mengungkapkan identitasnya sendiri untuk bersaksi atas nama Yousef di sidang imigrasi di San Diego.

Ben Itzhak menggambarkan Yousef sebagai "teman sejati", dan berkata, "Dia mempertaruhkan nyawanya setiap hari untuk mencegah kekerasan".

Sebagai akibatnya, Hakim Pengadilan Imigrasi Richard J. Bartolomei, Jr., memutuskan pada tanggal 30 Juni 2010, bahwa Yousef akan diizinkan untuk tetap tinggal di Amerika Serikat setelah sidik jari dan melewati pemeriksaan latar belakang rutin.

Sejak tinggal di Amerika, Yousef kerap menjadi pembicara tamu di berbagai saluran berita, di mana dia berbicara tentang kekejaman yang dilakukan oleh Hamas.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Presiden Venezuela Terenyuh...
Presiden Venezuela Terenyuh Puluhan Negara Bantu Cari Korban Gempa, Nyaris 2.000 Orang Tewas
Rekomendasi
Selain Kasus Suap Jabatan,...
Selain Kasus Suap Jabatan, KPK Endus Bupati Kuansing Terima Uang Pelepasan HPT
Sepatu Pink Jadi Tren...
Sepatu Pink Jadi Tren di Piala Dunia 2026
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
Berita Terkini
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved