Rusia Ancam Batalkan Kesepakatan Ekspor Biji-bijian Ukraina

Sabtu, 08 April 2023 - 08:10 WIB
loading...
Rusia Ancam Batalkan...
Rusia Ancam Batalkan Kesepakatan Ekspor Biji-bijian Ukraina. FOTO/Reuters
A A A
ANKARA - Menteri Luar Negeri Rusia , Sergei Lavrov mengancam akan meninggalkan kesepakatan biji-bijian penting dengan Ukraina jika hambatan ekspor Moskow tetap ada. Sejak Moskow melancarkan invasi ke Ukraina, ekspor biji-bijian sempat terhenti.

Dinegosiasikan pada bulan Juli oleh Turki dan PBB, perjanjian tersebut memungkinkan Ukraina – salah satu produsen biji-bijian utama dunia – untuk mengekspor biji-bijian melalui koridor yang aman di Laut Hitam.

Baca juga: Sekjen NATO: Turki Mainkan Peran Kunci dalam Kesepakatan Biji-bijian Laut Hitam

"Jika tidak ada kemajuan lebih lanjut dalam menghilangkan hambatan ekspor pupuk dan biji-bijian Rusia, kami akan memikirkan apakah kesepakatan ini diperlukan," kata Lavrov pada konferensi pers di ibu kota Turki, Ankara, bersama mitranya, Mevlut Cavusoglu, seperti dikutip dari AFP, Jumat (7/4/2023).

Perjanjian tersebut sejauh ini memungkinkan ekspor lebih dari 27 juta ton biji-bijian dan produk pertanian. Kesepakatan itu telah diperpanjang dua kali. Ketika diperpanjang pada bulan Maret, Rusia mengatakan itu akan berlaku selama 60 hari, bukan 120 hari dalam perjanjian awal.

Moskow telah mengeluh bahwa perjanjiannya, yang menjanjikan hak untuk mengekspor pupuk, tidak dihormati. Turki sendiri telah mendorong perpanjangan 120 hari, meskipun mengakui bahwa perjanjian tersebut belum sepenuhnya dilaksanakan.

"Kami menghargai kelanjutan perjanjian yang juga penting dalam mengurangi krisis pangan global," kata Cavusoglu.

Baca juga: Rusia Kembali Izinkan Ekspor Biji-bijian Ukraina dari Laut Hitam

Tidak ada sanksi atas ekspor makanan dan pupuk Rusia ke pasar global tetapi masalahnya terkait dengan sanksi sekunder yang dikenakan pada perusahaan pelayaran dan asuransi serta bank.

"AS dan Inggris mengambil beberapa langkah dalam hal pembayaran dan asuransi, tetapi kami harus adil, masalah terus berlanjut," kata Cavusoglu. Ia juga seraya menambahkan bahwa hambatan tetap ada.

Sementara itu, masuknya biji-bijian Ukraina ke Polandia akan dibatasi, kata negara-negara itu pada Jumat, menyusul protes para petani.

Biji-bijian Ukraina telah transit melalui Uni Eropa ke negara lain setelah rute tradisional Laut Hitam negara yang dilanda perang itu diblokir oleh invasi Rusia. Namun karena masalah logistik, biji-bijian menumpuk dan menurunkan harga lokal, menyebabkan protes dan pengunduran diri menteri pertanian Polandia.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
PM Belanda Rob Jetten...
PM Belanda Rob Jetten Minta Maaf kepada Tentara Maluku
Rekomendasi
Portugal vs Uzbekistan:...
Portugal vs Uzbekistan: Saatnya Ronaldo Menjawab Keraguan
Tips MotionTrade: Lindungi...
Tips MotionTrade: Lindungi Data Pribadi Anda dari Ancaman Sniffing di Era Investasi Digital
Evan Marvino Bantah...
Evan Marvino Bantah Tudingan KDRT Terhadap Istri: Tidak Ada Pemukulan
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
Ukraina Mengharapkan...
Ukraina Mengharapkan 3 Juta Peluru Sekutu untuk Akhiri Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved