Kelompok Bersenjata Bantai 50 Orang di Nigeria

Jum'at, 07 April 2023 - 08:20 WIB
loading...
A A A
Motif serangan itu belum jelas, meskipun pihak berwenang mengatakan mereka yakin kedua serangan itu terkait. Meskipun tidak ada yang mengaku bertanggung jawab, pihak berwenang mengatakan kecurigaan jatuh pada para kelompok gembala lokal, yang pernah bentrok dengan petani atas sengketa tanah di Nigeria utara-tengah.

Para petani menuduh para penggembala, sebagian besar berasal dari Fulani, menggembalakan ternak mereka di ladang mereka dan merusak hasil panen mereka. Para penggembala bersikeras bahwa lahan tersebut adalah jalur penggembalaan yang pertama kali didukung oleh undang-undang pada tahun 1965, lima tahun setelah negara tersebut memperoleh kemerdekaannya.

Baca Juga: Wanita Nigeria Bos Mafia Diekstradisi ke Italia

Negara bagian Benue, yang disebut sebagai "keranjang makanan Nigeria" karena panennya yang melimpah, adalah salah satu yang paling terpukul dalam bentrokan selama puluhan tahun antara komunitas agraris dan penggembala ternak nomaden di wilayah barat laut dan tengah Nigeria.

Hasil pertanian dari negara telah menurun selama bertahun-tahun karena seringnya bentrokan ini, semakin menekan keluarga di wilayah di mana banyak yang miskin dan kelaparan.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Prancis Buka Penyelidikan...
Prancis Buka Penyelidikan Pembunuhan Khashoggi usai Ada Pengaduan terhadap Mohammed bin Salman
7 Alasan Penjagaan Putin...
7 Alasan Penjagaan Putin Diperketat, dari Konflik Elite Moskow hingga Kudeta MIliter
Dunia Marah pada Festival...
Dunia Marah pada 'Festival Pemerkosaan' Ini: Sekelompok Pria Telanjangi Perempuan di Siang Bolong
Pria Pro-Nazi Hendak...
Pria Pro-Nazi Hendak Bunuh 2 Putri Kerajaan Belanda, Bawa Kapak Bertuliskan Mossad dan Sieg Heil
Jadwal Timnas Inggris...
Jadwal Timnas Inggris vs Kosta Rika dan Portugal vs Nigeria Live di VISION+
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Berita Terkini
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved