Aksi Protes Reformasi Pensiun di Prancis Kembali Diwarnai Bentrokan dengan Aparat

Jum'at, 07 April 2023 - 06:00 WIB
loading...
Aksi Protes Reformasi...
Aksi Protes Reformasi Pensiun di Prancis Kembali Diwarnai Bentrokan dengan Aparat. FOTO/Reuters
A A A
PARIS - Ratusan ribu pengunjuk rasa turun ke jalan-jalan di sejumlah kota di Prancis pada Kamis (6/4/2023). Agenda yang diusung masih sama seperti demo sebelumnya, yakni menentang rencana reformasi pensiun Presiden Emmanuel Macron .

Seperti dilaporkan AFP, perkelahian pecah pada sore hari di beberapa kota, termasuk di Paris. Di ibu kota Prancis itu, beberapa pengunjuk rasa radikal membakar tenda sebuah restoran yang dihargai oleh presiden.

Baca juga: Tolak Reformasi Pensiun, Demonstran-Polisi Bentrok di Seluruh Prancis

Macron, yang saat ini sedang berkunjung ke China, menghadapi tantangan terbesar untuk masa jabatan keduanya terkait perombakan pensiun andalannya, yang mencakup menaikkan usia pensiun dari 62 menjadi 64 tahun dan menuntut orang bekerja lebih lama untuk pembayaran penuh.

Semua pihak dalam kebuntuan sedang menunggu putusan 14 April tentang keabsahan reformasi oleh Dewan Konstitusi Prancis, yang memiliki kekuatan untuk membatalkan sebagian atau bahkan semua undang-undang.

Sementara anggota dewan, yang dikenal sebagai "orang bijak", akan membuat keputusan sejalan dengan interpretasi hukum yang ketat. Serikat pekerja ingin menunjukkan bahwa gerakan protes yang lahir pada bulan Januari masih memiliki dorongan.

Baca juga: Prancis Rusuh, Raja Charles dan Camilla Batalkan Kunjungan

"Kami berada di tengah krisis sosial, krisis demokrasi," kata Laurent Berger, kepala serikat CFDT sentris, kepada radio RTL. "Ini masalah yang perlu diselesaikan oleh presiden," lanjutnya.

Demonstrasi diadakan di seluruh negeri, dengan orang-orang mengacungkan plakat atau mengibarkan bendera serikat pekerja dari Paris ke kota selatan Montpellier dan Marseille.

"Kami belum menyerah dan kami tidak berniat melakukannya," kata pegawai negeri berusia 50 tahun Davy Chretien saat dia berbaris di Marseille.

Serikat CGT mengklaim 400.000 orang telah mengikuti protes Paris. Di antara kerumunan, beberapa pengunjuk rasa garis keras melempari cat ke perisai polisi yang dilengkapi peralatan lengkap di luar La Rotonde, brasserie terkenal yang disukai oleh Macron.

Baca juga: Mulai Awal September Skuter Listrik Dilarang Beredar di Paris

Di kota barat Nantes, beberapa pengunjuk rasa melemparkan batu ke arah polisi, yang membalas dengan gas air mata, seorang fotografer AFP melihat. Tetapi aksi unjuk rasa lainnya tampak damai dengan beberapa menampilkan demonstran menari atau band kuningan.

Di Paris, para pekerja kereta api yang mogok sempat menyerbu bekas kantor pusat bank Credit Lyonnais, sebuah gedung yang sekarang menampung perusahaan termasuk perusahaan investasi BlackRock.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Viral! Sekuriti Apartemen...
Viral! Sekuriti Apartemen Temukan Emas Ratusan Juta di Tempat Sampah, Kembalikan ke Pemilik
Rekomendasi
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Berita Terkini
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved