Raja Malaysia Tolak Masjid Dijadikan Panggung Politik
Kamis, 06 April 2023 - 17:20 WIB
loading...
Raja Malaysia Al-Sultan Abdullah Riayatuddin Al-Mustafa Billah Shah menolak masjid dijadikan panggung politik. Foto/REUTERS
A
A
A
MELAKA - Raja Malaysia , Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah, menolak masjid dijadikan panggung politik oleh partai manapun. Dia menyerukan umat Islam untuk menjaga agar hal itu tidak terjadi.
Sultan Abdullah mengatakan bahwa masjid perlu menjadi lembaga yang suci, mulia, dihormati, dan menjadi teladan bagi agama lain.
“Kami tidak ingin institusi masjid ini menjadi tempat kami terpecah-pecah...Nauzubillah. Kita semua harus memutuskan bahwa keharmonisan institusi masjid dijaga oleh kita semua, umat Islam, bukan hanya para pemimpin tetapi jamaah masjid," kata Raja Malaysia.
“Saya akan selalu mengingatkan semua orang, terutama yang ada di Pahang, bahwa masjid tidak boleh dicampur dengan unsur politik apapun,” imbuh dia seperti dikutip dari Bernama, Kamis (6/4/2023).
Baca Juga: Gugat Negara, 137 Pribumi Minta Status Mereka Beragama Islam Dibatalkan
Sultan Abdullah mengatakan bahwa masjid perlu menjadi lembaga yang suci, mulia, dihormati, dan menjadi teladan bagi agama lain.
“Kami tidak ingin institusi masjid ini menjadi tempat kami terpecah-pecah...Nauzubillah. Kita semua harus memutuskan bahwa keharmonisan institusi masjid dijaga oleh kita semua, umat Islam, bukan hanya para pemimpin tetapi jamaah masjid," kata Raja Malaysia.
“Saya akan selalu mengingatkan semua orang, terutama yang ada di Pahang, bahwa masjid tidak boleh dicampur dengan unsur politik apapun,” imbuh dia seperti dikutip dari Bernama, Kamis (6/4/2023).
Baca Juga: Gugat Negara, 137 Pribumi Minta Status Mereka Beragama Islam Dibatalkan
Lihat Juga :