Arab Saudi Eksekusi Seorang Pria saat Bulan Suci Ramadan
Selasa, 04 April 2023 - 14:30 WIB
loading...
Arab Saudi mengeksekusi terpidana mati saat bulan suci Ramadan. Foto/REUTERS
A
A
A
RIYADH - Arab Saudi telah mengeksekusi mati seorang pria selama bulan suci Ramadan, yang menurut sebuah kelompok hak asasi manusia (HAM) tidak terjadi selama bertahun-tahun.
Menurut laporan Saudi Press Agency (SPA), eksekusi dilakukan pada 28 Maret 2023—lima hari memasuki bulan puasa—di wilayah Madinah, yang termasuk salah satu kota tersuci kedua umat Islam.
Laporan itu menyebutkan bahwa pria yang dihukum mati karena pembunuhan itu berkebangsaan Arab Saudi. Dia dihukum mati karena menikam korban dan membakar jasadnya.
"Arab Saudi mengeksekusi seorang warga selama Ramadan," kata European Saudi Organisation for Human Rights (ESOHR), organisasi HAM yang berbasis di Berlin, dalam sebuah pernyataan Selasa (4/4/2023).
Baca Juga: Pulang dari AS, Pangeran Arab Saudi Dijebloskan ke Penjara
Mengutip data hukuman mati Kementerian Dalam Negeri Saudi, kelompok HAM itu mengatakan: "Tidak ada hukuman yang diterapkan selama bulan suci Ramadan sejak 2009 di kerajaan itu."
ESOHR mengatakan kasus eksekusi pada Ramadan ini menambah jumlah eksekusi mati di Arab Saudi menjadi 17 orang sepanjang tahun ini.
Menurut laporan Saudi Press Agency (SPA), eksekusi dilakukan pada 28 Maret 2023—lima hari memasuki bulan puasa—di wilayah Madinah, yang termasuk salah satu kota tersuci kedua umat Islam.
Laporan itu menyebutkan bahwa pria yang dihukum mati karena pembunuhan itu berkebangsaan Arab Saudi. Dia dihukum mati karena menikam korban dan membakar jasadnya.
"Arab Saudi mengeksekusi seorang warga selama Ramadan," kata European Saudi Organisation for Human Rights (ESOHR), organisasi HAM yang berbasis di Berlin, dalam sebuah pernyataan Selasa (4/4/2023).
Baca Juga: Pulang dari AS, Pangeran Arab Saudi Dijebloskan ke Penjara
Mengutip data hukuman mati Kementerian Dalam Negeri Saudi, kelompok HAM itu mengatakan: "Tidak ada hukuman yang diterapkan selama bulan suci Ramadan sejak 2009 di kerajaan itu."
ESOHR mengatakan kasus eksekusi pada Ramadan ini menambah jumlah eksekusi mati di Arab Saudi menjadi 17 orang sepanjang tahun ini.
Lihat Juga :