Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual, Dubes Filipina di Korsel Mengundurkan Diri
Senin, 20 Juli 2020 - 02:30 WIB
loading...
Dubes Filipina mengundurkan diri setelah adanya tuduhan melakukan pelecehan seksual terhadap seorang wanita Korsel saat bertugas di Seoul pada bulan Desember. Foto/Ist
A
A
A
MANILA - Duta besar Filipina untuk Korea Selatan (Korsel) dilaporkan mengundurkan diri. Dubes Filipina mengundurkan diri setelah adanya tuduhan melakukan pelecehan seksual terhadap seorang wanita Korsel saat bertugas di Seoul pada bulan Desember.
"Keluhan diajukan di Kedutaan Besar Filipina di Seoul, yang kemudian melaporkannya ke Manila pada Februari, ketika dubes itu berada di Filipina untuk urusan resmi," kata Kementerian Luar Negeri Filipina.
( Baca juga: Jelang Penerapan Denda, Personel Gabungan di Kota Bogor Gelar Operasi Masker )
Kementerian itu, seperti dilansir Korean Times pada Senin (20/7/2020, menolak menyebutkan nama dubes tersebut, tetapi mencatat bahwa ia mengajukan pengunduran dirinya 16 Maret setelah penyelidikan.
Kedutaan Filipina di Seoul, menurut kementerian itu sekarang dipimpin oleh Kuasa Usaha, Christian De Jesus.
"Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa keadilan diberikan dalam kasus ini. Kami juga tetap berkomitmen untuk mengolah dan melestarikan lingkungan kerja, di mana semua personel diperlakukan dengan hormat dan bermartabat dan bebas dari pelecehan dalam bentuk apapun," ujarnya.
( Baca juga: Mayat Bayi Terikat Tali Ditemukan Terbungkus Tas Plastik dan Handuk )
Menurut sebuah laporan oleh kantor berita Korsel, Yonhap, yang juga tidak menyebut nama mantan duta besar itu, Interpol telah memasukkannya dalam daftar Pemberitahuan Merah dan meminta negara-negara anggota untuk membantu menemukan dan menangkapnya.
Kementerian Luar Negeri Filipina tidak mengomentari laporan bahwa mantan duta besar itu menghindari otoritas penegakan hukum.
"Keluhan diajukan di Kedutaan Besar Filipina di Seoul, yang kemudian melaporkannya ke Manila pada Februari, ketika dubes itu berada di Filipina untuk urusan resmi," kata Kementerian Luar Negeri Filipina.
( Baca juga: Jelang Penerapan Denda, Personel Gabungan di Kota Bogor Gelar Operasi Masker )
Kementerian itu, seperti dilansir Korean Times pada Senin (20/7/2020, menolak menyebutkan nama dubes tersebut, tetapi mencatat bahwa ia mengajukan pengunduran dirinya 16 Maret setelah penyelidikan.
Kedutaan Filipina di Seoul, menurut kementerian itu sekarang dipimpin oleh Kuasa Usaha, Christian De Jesus.
"Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa keadilan diberikan dalam kasus ini. Kami juga tetap berkomitmen untuk mengolah dan melestarikan lingkungan kerja, di mana semua personel diperlakukan dengan hormat dan bermartabat dan bebas dari pelecehan dalam bentuk apapun," ujarnya.
( Baca juga: Mayat Bayi Terikat Tali Ditemukan Terbungkus Tas Plastik dan Handuk )
Menurut sebuah laporan oleh kantor berita Korsel, Yonhap, yang juga tidak menyebut nama mantan duta besar itu, Interpol telah memasukkannya dalam daftar Pemberitahuan Merah dan meminta negara-negara anggota untuk membantu menemukan dan menangkapnya.
Kementerian Luar Negeri Filipina tidak mengomentari laporan bahwa mantan duta besar itu menghindari otoritas penegakan hukum.
(esn)
Lihat Juga :