Jerman Tolak Berikan Tank Tambahan untuk Ukraina

Minggu, 02 April 2023 - 09:55 WIB
loading...
A A A
Pejabat Ukraina akhir tahun lalu menyatakan bahwa Kiev membutuhkan setidaknya 300 tank modern, serta ratusan kendaraan lapis baja dan artileri lainnya. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bulan ini memperingatkan bahwa Kiev tidak dapat melancarkan serangan balasan yang efektif terhadap pasukan Rusia tanpa senjata Barat dalam jumlah yang cukup.

Beberapa negara Eropa telah berjuang untuk menemukan cukup tank yang dapat disumbangkan ke Ukraina. Swiss bulan lalu mengungkapkan bahwa Jerman telah secara resmi memintanya untuk menjual sejumlah tank Leopard 2 yang dinonaktifkan kembali ke pabrikan Jerman Rheinmetall sehingga Berlin dapat mengisi kembali stoknya sendiri.

Sementara itu media Jerman melaporkan bahwa, karena masalah peralatan, Bundeswehr kurang siap untuk menjalankan sebagian komitmennya sebagai anggota NATO.

Cakupan bantuan militer Jerman menuai kritik dari negara tetangga Polandia, yang perdana menterinya, Mateusz Morawiecki, pekan lalu berpendapat bahwa Berlin tidak "bermurah hati seperti seharusnya" dalam hal menyumbangkan senjata ke Ukraina.

Moskow mengatakan bahwa pasokan senjata Barat akan memperpanjang konflik tetapi tidak akan mengubah arah atau hasilnya. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov telah memperingatkan bahwa tank yang dipasok NATO akan "terbakar" di medan perang.

Baca Juga: Rusia Anggap Penjaga Perdamaian NATO Target Sah jika Dikerahkan di Ukraina
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Terbitkan Surat Terbuka,...
Terbitkan Surat Terbuka, Zelensky Ajak Putin Bertemu untuk Akhiri Perang Rusia-Ukraina
Ngamuk! Iran Gempur...
Ngamuk! Iran Gempur Pangkalan Armada Ke-5 AS di Bahrain, Tembak Jatuh Drone MQ-9
Rekomendasi
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
Gelar OTT, KPK Tangkap...
Gelar OTT, KPK Tangkap 5 ASN BPK
Kapolri: Banyak Pejabat...
Kapolri: Banyak Pejabat Kirim WA Minta Titipan Lolos Akpol
Berita Terkini
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved