China Dianggap Satu-satunya Negara di Bumi untuk Mediator Kesepakatan Damai Ukraina

Minggu, 02 April 2023 - 06:01 WIB
loading...
A A A
Meskipun digambarkan di media Barat sebagai “rencana perdamaian”, dokumen tersebut tidak menawarkan panduan langkah demi langkah untuk mengakhiri konflik, dokumen itu sebaliknya mencantumkan prinsip-prinsip yang direkomendasikan Beijing untuk dipatuhi setiap kesepakatan di masa depan.

12 poinnya termasuk konsesi untuk kedua belah pihak. Misalnya, China menekankan bahwa “kedaulatan semua negara” harus dihormati, mengacu pada desakan Kiev agar perbatasan pra-konfliknya dikembalikan.

Dokumen itu juga menegaskan “kepentingan dan masalah keamanan yang sah dari semua negara harus ditanggapi dengan serius,” mengacu pada penolakan Moskow menerima ekspansi NATO lebih lanjut di sepanjang perbatasannya.

Posisi China disambut baik oleh Kremlin, tetapi ditolak Departemen Luar Negeri AS sebagai "langkah taktis" untuk menghentikan konflik yang menguntungkan Rusia.

Di Ukraina, Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan dia hanya setuju dengan beberapa poin dalam dokumen tersebut.

Presiden Prancis Emmanuel Macron akan melakukan perjalanan ke China pada Rabu untuk bertemu dengan Presiden Xi Jinping dan Perdana Menteri Li Qiang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved