Dua Kereta di Swiss Tergelincir Akibat Badai, 15 Terluka

Sabtu, 01 April 2023 - 17:15 WIB
loading...
Dua Kereta di Swiss...
Dua Kereta di Swiss Tergelincir Akibat Badai, 15 Terluka. FOTO/Radio Moldova
A A A
LUSCHERZ - Setidaknya 15 orang terluka, termasuk sedikitnya satu orang luka parah, dalam dua kereta terpisah yang tergelincir dari rel yang terjadi berturut-turut dengan cepat pada Jumat (31/3/2023). Insiden ini terjadi akibat angin badai di barat laut Swiss .

Seperti dilaporkan AFP, kecelakaan itu terjadi di jalur kereta penumpang regional, terjadi sekitar 30 kilometer terpisah, sebelah utara ibu kota Swiss, Bern.

Baca juga: Bak Ular Besi, Kereta Terpanjang di Dunia Ini Meliuk di Pegunungan Swiss

Tiga orang terluka pada gelombang pertama, termasuk pengemudi. Selain itu, 12 orang terluka pada gelombang kedua, dengan kecepatan angin 136 kilometer per jam tercatat di dekatnya.

Insiden pertama terjadi di desa tepi danau Luscherz sekitar pukul 16.30. (1430 GMT), kata polisi. Kereta itu membawa 16 orang di dalamnya.

"Saat angin kencang bertiup, gerbong depan kereta terbalik di sebelah kanan rel, tergelincir dari tanggul kecil beberapa meter dan akhirnya berhenti," kata polisi kewilayahan Bern dalam sebuah pernyataan.

"Tiga orang, termasuk pengemudi di gerbong yang terbalik, terluka, dirawat oleh empat tim ambulans dan dibawa ke rumah sakit," lanjut pernyataan tersebut.

Baca juga: Pemerintah Swiss Tolak Opsi Gender Ketiga

Gerbong depan dua kereta itu terlihat tergeletak miring ke kanan dari rel satu jalur, di ambang rerumputan di antara jalur yang membentang di sepanjang jalur rel dan lapangan yang dibajak.

Pekerja dengan pakaian kerja oranye dan topi keras berada di lokasi, dengan tangga diletakkan di samping gerbong sehingga mereka dapat mencapai sisi kiri yang terbalik. Petugas pemadam kebakaran membantu mengeluarkan orang.

"Penyelidikan telah dibuka untuk menentukan keadaan dan penyebab kecelakaan itu," kata polisi. Penggelinciran kedua terjadi sekitar 20 menit kemudian di desa Buren zum Hof.

Baca juga: Jerman Minta Swiss Jual Kembali Tank Leopard 2

Operator kereta api regional RBS mengatakan beberapa layanan telah ditangguhkan akibat badai tersebut. Seorang juru bicara mengatakan kecelakaan itu bisa terjadi karena angin kencang, tetapi "tidak jelas."

Swiss terkenal dengan jaringan relnya yang luas dan tepat waktu, dengan layanan yang sering antar kota, kota kecil, dan bahkan desa. Penggemar kereta api datang dari seluruh dunia untuk menaiki beberapa rute yang paling indah, atau rute dengan tanjakan yang sangat curam.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Trump Ancam Ambil Alih...
Trump Ancam Ambil Alih Selat Hormuz, Sebut AS Malaikat Pelindung
Rekomendasi
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Babak Kedua Prancis...
Babak Kedua Prancis vs Irak Tertunda Akibat Badai Petir
Berita Terkini
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved