Balas Dendam, Putin Dapat Luncurkan Serangan Nuklir untuk Kehancuran Ukraina

Sabtu, 01 April 2023 - 10:56 WIB
loading...
A A A
Giles menjelaskan bahwa senjata nuklir hanya akan memiliki sedikit kegunaan militer di tanah di Ukraina karena garis depan membentang ratusan mil sehingga setiap serangan tidak hanya akan membunuh orang Ukraina tetapi juga akan menyinari tanah, membuatnya tidak dapat ditinggali oleh orang Rusia.

Pakar itu melanjutkan, sebagai akibatnya, serangan tidak mungkin dilakukan untuk mencapai tujuan militer. "Melainkan respons balas dendam yang dimaksudkan hanya untuk menyebabkan kesengsaraan dan kehancuran di Ukraina sebagai pengakuan atas kegagalan Rusia untuk menaklukkannya," paparnya.

Lembaga itu menambahkan bahwa hambatan yang mencegah Rusia meluncurkan senjata nuklir, seperti risiko serangan balasan dan eskalasi nuklir lebih lanjut, tidak mempertimbangkan kemungkinan bahwa Putin tidak dapat membuat keputusan yang rasional.

"Kondisi di atas perlu dipertimbangkan dengan peringatan bahwa mereka menganggap Presiden Putin mampu membuat pilihan rasional berdasarkan penilaian objektif atas situasinya dan Rusia," kata lembaga tersebut dalam laporannya.

Baca Juga: 2 Alasan Vladimir Putin Kerahkan Senjata Nuklir ke Belarusia

“Mereka tidak memperhitungkan kemungkinan Putin terobsesi dan/atau delusi, atau dia tidak menerima gambaran yang jelas atau akurat dari orang-orang di sekitarnya tentang peristiwa dunia dan kemajuan perangnya."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Berita Terkini
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved