AS Minta China Tak Bereaksi Berlebihan soal Presiden Taiwan Singgah di Amerika

Kamis, 30 Maret 2023 - 12:34 WIB
loading...
A A A
Pada hari Rabu, Gedung Putih memperingatkan agar tidak melakukan langkah serupa setelah perjalanan Tsai. “Republik Rakyat China seharusnya tidak menggunakan transit ini sebagai dalih untuk meningkatkan aktivitas apa pun di sekitar selat Taiwan,” kata Kirby.

Di bawah kebijakan “Satu China”, AS mengakui Republik Rakyat China (RRC) di Beijing atas Republik China (ROC) atau Taiwan di Taipei sebagai satu-satunya pemerintahan China yang sah.

Tetapi Washington tidak memihak pada kedaulatan Taiwan, berpendapat bahwa masa depan pulau itu harus ditentukan dengan cara damai.

Kebijakan ini berbeda dengan prinsip “Satu China” RRC, di mana Beijing menegaskan bahwa Taiwan adalah bagian yang tidak dapat dicabut dari wilayahnya.

AS tidak secara resmi mengakui Taiwan tetapi memiliki hubungan perdagangan dan keamanan dengan pulau itu.

Hubungan antara Beijing dan Washington telah memburuk karena berbagai titik ketegangan dalam beberapa tahun terakhir, termasuk masalah perdagangan, status Taiwan, klaim China di Laut China Selatan, dan dorongan AS yang terus berlanjut terhadap pengaruh China yang berkembang di Indo-Pasifik.

Hubungan kedua negara semakin tegang awal tahun ini ketika AS menembak jatuh balon mata-mata China yang melintasi wilayahnya.

China bersikeras bahwa itu adalah balon cuaca yang menyimpang dari jalurnya dan mengutuk keputusan AS untuk menjatuhkannya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Garda Revolusi Iran...
Garda Revolusi Iran Sudah di Yaman, Siap Blokade Laut Merah
Rekomendasi
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
Brand Lokal Indonesia...
Brand Lokal Indonesia Kian Mendunia, Sukses Raih Indonesia Most Powerful Brands in Global Market 2026
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Infografis
Perbandingan Pangkalan...
Perbandingan Pangkalan Militer AS vs China di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved