Amsterdam Tolak Turis Berengsek Asal Inggris

Rabu, 29 Maret 2023 - 08:44 WIB
loading...
Amsterdam Tolak Turis...
Amsterdam luncurkan kampanye Stay Away untuk turis berengsek asal Inggris. Foto/Ilustrasi
A A A
AMSTERDAM - Ibu Kota Belanda , Amsterdam, meluncurkan kampanye untuk mencegah wisatawan merencanakan pesta narkoba dan alkohol. Kampanye ini dimulai dengan pria muda Inggris.

Amsterdam mengatakan kepada warga Inggris untuk "Stay Away" atau menjauh saat kota itu menjadi tujuan liburan terbaru. Amsterdam mencoba dan mencegah turis asal Inggris dari seks, narkoba dan perjalanan yang dipenuhi minuman keras.

Kota ini telah lama berusaha mengendalikan perilaku berengsek para turis dan acara-acara seperti pesta seks, terutama di dekatDistrik Lampu Merah tempat pekerja seks beroperasi.

Itu terjadi setelah wisatawan Inggris tersinggung oleh komentar dari presiden Lanzarote, Maria Dolores Corujo, yang menyarankan pulau itu akan menarik wisatawan 'berkualitas lebih tinggi' dan tidak terlalu bergantung pada orang Inggris.

Baca Juga: Donorkan Sperma, Musisi Ini Jadi Ayah 550 Anak di Seluruh Dunia

Kampanye baru Amsterdam - dijuluki 'Stay Away' - akan melibatkan orang-orang yang melihat peringatan khusus saat mereka menelusuri istilah seperti 'pesta bujang Amsterdam' atau 'pub crawl Amsterdam'.

"Kampanye akan dimulai di Inggris Raya, ditujukan untuk laki-laki dalam kategori usia 18 hingga 35 tahun," kata dewan kota Amsterdam dalam sebuah pernyataan seperti dilansir dari Daily Mail, Rabu (29/3/2023).

Kampanye keputusasaan online ini ditujukan bagi wisatawan pengacau yang ingin mengunjungi Amsterdam untuk 'menjadi liar', dengan semua konsekuensi selanjutnya.

"Kampanye itu akan diperluas menjadi pengunjung potensial yang menyebabkan gangguan dari Belanda dan negara-negara Uni Eropa lainnya di tahun mendatang," kata pernyataan itu.

Baca Juga: Distrik Lampu Merah Amsterdam Hendak Direlokasi, Ada yang Mencak-mencak

Orang-orang yang mencari istilah seperti 'pesta bujang Amsterdam' atau 'pub crawl Amsterdam' akan diperlihatkan iklan peringatan, katanya.

Iklan tersebut akan menampilkan risiko dan konsekuensi dari perilaku anti-sosial dan penyalahgunaan narkoba serta alkohol yang berlebihan termasuk denda, penangkapan, catatan kriminal, rawat inap, dan masalah kesehatan.

Amsterdam baru-baru ini mengumumkan larangan merokok ganja diDistrik Lampu Merah, ditambah dengan pembatasan lebih lanjut pada konsumsi alkohol dan penutupan sebelumnya untuk kafe, bar, dan klub seks.

Pihak berwenang juga sedang mempertimbangkan untuk memindahkan pekerja seks ke 'pusat erotis' besar di pinggiran kota.

Baca Juga: Setelah Frank Hoogerbeets Heboh Ramal Gempa Besar Dunia, Pakar Irak Beri Cara Baru Prediksi Gempa
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Menteri Israel Serukan...
Menteri Israel Serukan Penculikan dan Penyanderaan Wanita dan Pemuda Lebanon untuk Tekan Hizbullah
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
Polisi Imbau Mahasiswa...
Polisi Imbau Mahasiswa Waspadai Demo Hari Ini Ditunggangi
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Berita Terkini
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved