Sekutu Putin Ancam AS dengan Senjata 'Unik' yang Misterius
Selasa, 28 Maret 2023 - 20:33 WIB
loading...
A
A
A
"Ini adalah kebodohan berpandangan pendek, dan sangat berbahaya. Rusia sabar dan tidak mengintimidasi siapa pun dengan keunggulan militernya. Tetapi Rusia memiliki senjata unik modern yang mampu menghancurkan musuh mana pun, termasuk Amerika Serikat, jika ada ancaman terhadap keberadaannya," imbuhnya seperti dikutip dari Newsweek, Selasa (28/3/2023).
Tidak jelas pada tahap ini senjata unik modern apa yang mungkin dirujuk Patrushev dalam komentarnya. Newsweek menghubungi pakar pertahanan global melalui email untuk memberikan komentar.
Namun, komentarnya muncul tak lama setelah Putin mengumumkan bahwa Rusia akan mulai menyimpan senjata nuklir di Belarusia untuk pertama kalinya sejak 1990-an. Putin mengklaim bahwa langkah itu sebagai tanggapan atas Inggris yang memasok Ukraina dengan peluru penembus lapis baja yang mengandung depleted uranium, yang dia sebut sebagai senjata dengan "komponen nuklir" dan "eskalasi signifikan".
Baca Juga: Putin: Barat Bangun Aliansi Gaya Poros Perang Dunia II
Meskipun masih mengandung beberapa radioaktivitas, depleted uranium mengandung terlalu sedikit radioaktivitas untuk menimbulkan dampak yang besar dan malah digunakan untuk densitasnya yang lebih tinggi.
Tidak jelas pada tahap ini senjata unik modern apa yang mungkin dirujuk Patrushev dalam komentarnya. Newsweek menghubungi pakar pertahanan global melalui email untuk memberikan komentar.
Namun, komentarnya muncul tak lama setelah Putin mengumumkan bahwa Rusia akan mulai menyimpan senjata nuklir di Belarusia untuk pertama kalinya sejak 1990-an. Putin mengklaim bahwa langkah itu sebagai tanggapan atas Inggris yang memasok Ukraina dengan peluru penembus lapis baja yang mengandung depleted uranium, yang dia sebut sebagai senjata dengan "komponen nuklir" dan "eskalasi signifikan".
Baca Juga: Putin: Barat Bangun Aliansi Gaya Poros Perang Dunia II
Meskipun masih mengandung beberapa radioaktivitas, depleted uranium mengandung terlalu sedikit radioaktivitas untuk menimbulkan dampak yang besar dan malah digunakan untuk densitasnya yang lebih tinggi.
Lihat Juga :