Arab Saudi Kecam Niat Israel Bangun 1.000 Rumah Baru di Tepi Barat

Minggu, 26 Maret 2023 - 17:10 WIB
loading...
Arab Saudi Kecam Niat...
Arab Saudi Kecam Niat Israel Bangun 1.000 Rumah Baru di Tepi Barat. FOTO/Reuters
A A A
RIYADH - Arab Saudi mengutuk keputusan otoritas pendudukan Israel untuk membangun 1.000 unit permukiman baru bagi pemukim Yahudi di dalam wilayah Palestina yang diduduki.

“Kementerian Luar Negeri menyatakan kecaman Kerajaan atas keputusan ini, yang merupakan kelanjutan dari pelanggaran mencolok yang dilakukan oleh otoritas pendudukan,” sebut pernyataan Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, seperti dikutip dari Arab News, Sabtu (25/3/2023).

Baca juga: Israel Ingkar Janji, 1.000 Rumah bagi Pemukim Yahudi Akan Dibangun di Tepi Barat

Pemerintah sayap kanan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah mengesahkan tawaran pembangunan untuk lebih dari 1.000 rumah baru di permukiman Yahudi di Tepi Barat dan Yerusalem Timur yang diduduki.

Langkah tersebut dilakukan beberapa hari setelah Knesset memilih untuk membatalkan bagian dari undang-undang yang melarang warga Israel tinggal di daerah pendudukan Tepi Barat yang dievakuasi pada tahun 2005.

Arab Saudi meminta komunitas internasional untuk memikul tanggung jawabnya untuk mengakhiri pendudukan Israel dan menghentikan praktik provokatifnya, yang akan menghalangi jalan solusi politik dan merusak upaya perdamaian internasional.

Sama seperti Arab Saudi, Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Yordania juga mengecam pengumuman Israel tentang tender untuk membangun lebih dari 1.000 unit baru di permukiman Yahudi di wilayah Palestina yang diduduki.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Ini Alasan Jepang Naikkan...
Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat
Rekomendasi
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Cristiano Ronaldo Mengamuk,...
Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved