Selandia Baru Mengaku Prihatin atas Ketegangan di Laut China Selatan

Minggu, 26 Maret 2023 - 06:30 WIB
loading...
Selandia Baru Mengaku...
Ilustrasi
A A A
BEIJING - Menteri Luar Negeri Selandia Baru , Nanaia Mahuta mengatakan pada Sabtu (25/3/2023), bahwa dia telah menyatakan keprihatinan atas ketegangan di Laut China Selatan dan Selat Taiwan . Hal itu terungkap selama pembicaraan dengan mitranya dari China pada akhir kunjungan ke Beijing.

Mahuta juga mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa dia "mencatat keprihatinan mendalam Selandia Baru mengenai situasi hak asasi manusia di Xinjiang dan erosi hak dan kebebasan di Hong Kong". Di Beijing, Mahuta bertemu dengan Menteri Luar Negeri China, Qin Gang.

Baca juga: Aparat Selandia Baru Temukan 3 Ton Kokain Mengambang di Laut

"Nanaia Mahuta menyatakan keprihatinan atas perkembangan di Laut China Selatan dan meningkatnya ketegangan di Selat Taiwan," kata pernyataan menteri luar negeri, seperti dikutip dari Reuters.

Mahuta mengatakan, dia mengulangi kecaman Selandia Baru atas invasi Rusia ke Ukraina. China adalah sekutu utama Rusia dan keduanya mengkritik AS dan NATO karena merusak stabilitas global.

Mahuta tiba di China pada Rabu (22/3/2023) untuk perjalanan empat hari. Ini merupakan kunjungaan pertama oleh seorang menteri Selandia Baru sejak 2019, dan juga bertemu dengan diplomat top China Wang Yi serta para pemimpin bisnis dan wanita.

Wang memberi tahu Mahuta, bahwa China dan Selandia Baru selalu menghormati dan mempercayai satu sama lain, menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri China.

Baca juga: Chris Hipkins Ditetapkan Jadi PM Selandia Baru, Gantikan Jacinda Ardern

Selandia Baru telah lama dipandang sebagai suara moderat terhadap China dalam aliansi berbagi intelijen Five Eyes yang juga melibatkan Amerika Serikat, Australia, Inggris, dan Kanada. Tetapi, nada keamanan Selandia Baru dan kehadiran China yang tumbuh di Pasifik Selatan semakin kuat dalam setahun terakhir setelah China dan Kepulauan Solomon mencapai pakta keamanan.

Selandia Baru secara konsisten menyatakan keprihatinan tentang potensi militerisasi Pasifik, di tengah pembangunan militer China di Laut China Selatan.

Mahuta mengatakan negara-negara berharap untuk melanjutkan dialog tatap muka tentang berbagai masalah setelah jeda beberapa tahun dalam kontak tatap muka.

Dia mengundang Qin untuk mengunjungi Selandia Baru, dan juga menandai potensi kunjungan Perdana Menteri Selandia Baru Chris Hipkins ke China, mungkin tahun ini. Hipkins menjadi perdana menteri pada Januari setelah Jacinda Ardern mengundurkan diri.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Mo Salah dan Akhir Penantian...
Mo Salah dan Akhir Penantian 92 Tahun Mesir di Piala Dunia
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Kesal! Trump: AS Bayar...
Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia
Rekomendasi
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berita Terkini
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved