Selama Ramadan, Arab Saudi Hanya Izinkan Jemaah Lakukan Umrah Satu Kali
Minggu, 26 Maret 2023 - 05:30 WIB
loading...
Selama Ramadan, Arab Saudi Hanya Izinkan Jemaah Lakukan Umrah Satu Kali. FOTO/Reuters
A
A
A
RIYADH - Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah menegaskan, bahwa jemaah haji tidak boleh mengulang umrah selama Ramadan , dan mereka hanya berhak melakukannya sekali.
Seperti dikutip dari Saudi Gazette, Sabtu (25/3/2023), kebijakan itu diterapkan untuk memberikan kesempatan kepada seluruh jemaah haji lainnya yang memiliki keinginan untuk menunaikan ibadah umrah di bulan suci dan dapat menunaikan ibadah dengan mudah dan nyaman.
Baca juga: Kemenag Diminta Bantu Atasi Kenaikan Biaya Akomodasi Jamaah Umrah
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menekankan perlunya jamaah untuk mengeluarkan izin dari aplikasi Nusuk untuk melakukan umrah, selain pentingnya komitmen mereka terhadap waktu yang ditentukan.
Tidak ada fitur untuk mengubah tanggal umrah, namun jamaah bisa menghapus janjinya melalui aplikasi Nusuk, sebelum masuk waktu izin, baru bisa mengeluarkan izin baru.
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi juga menegaskan, bahwa janji temu diperbarui secara berkala, mengingat jika jemaah tidak menemukan tanggal reservasi, maka mereka dapat mencari tanggal lain di lain waktu.
Sementara itu, Putra Mahkota dan Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed Bin Salman (MBS) menegaskan kembali bahwa melayani para tamu dari Dua Masjid Suci adalah tugas pemerintah Arab Saudi.
Seperti dikutip dari Saudi Gazette, Sabtu (25/3/2023), kebijakan itu diterapkan untuk memberikan kesempatan kepada seluruh jemaah haji lainnya yang memiliki keinginan untuk menunaikan ibadah umrah di bulan suci dan dapat menunaikan ibadah dengan mudah dan nyaman.
Baca juga: Kemenag Diminta Bantu Atasi Kenaikan Biaya Akomodasi Jamaah Umrah
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menekankan perlunya jamaah untuk mengeluarkan izin dari aplikasi Nusuk untuk melakukan umrah, selain pentingnya komitmen mereka terhadap waktu yang ditentukan.
Tidak ada fitur untuk mengubah tanggal umrah, namun jamaah bisa menghapus janjinya melalui aplikasi Nusuk, sebelum masuk waktu izin, baru bisa mengeluarkan izin baru.
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi juga menegaskan, bahwa janji temu diperbarui secara berkala, mengingat jika jemaah tidak menemukan tanggal reservasi, maka mereka dapat mencari tanggal lain di lain waktu.
Sementara itu, Putra Mahkota dan Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed Bin Salman (MBS) menegaskan kembali bahwa melayani para tamu dari Dua Masjid Suci adalah tugas pemerintah Arab Saudi.
Lihat Juga :