Viral, Satpam Stasiun Kereta Kanada Hentikan Salat Pria Muslim

Sabtu, 25 Maret 2023 - 14:47 WIB
loading...
Viral, Satpam Stasiun...
Seorang satpam di stasiun kereta api Kanada memicu kemarahan setelah menghentikan salat pria Muslim. Foto/Yahoo
A A A
OTTAWA - Seorang petugas keamanan atau satpam di stasiun kereta api Kanada diskors setelah meminta seorang pria Muslim untuk menghentikan salatnya. Investigasi juga telah diluncurkan atas apa yang disebut sebagai insiden disesalkan dan menyedihkan menurut sebuah laporan.

Cerita bermula saat seorang pria Muslim, yang mengidentifikasi dirinya sebagai Ahmad, mengatakan kepada stasiun televisi CTV Ottawa bahwa seorang petugas keamanan - yang disubkontrakkan untuk bekerja di Via Rail Kanada – mendatanginya setelah dia selesai sholat dan berkata “jangan sholat di sini.”

“Jangansalatdi sini. Kami tidak ingin Andasalatdi sini. Anda mengganggu pelanggan kami yang lain, oke? Salatlah di luar lain kali,” kata sang penjaga keamanan seperti dikutip dari Independent, Sabtu (25/3/2023).

Insiden itu terjadi pada hari Senin di Ibu Kota Kanada dan Ahmed berbagi cerita pada Kamis pekan lalu dengan media.

Baca Juga: Bunuh Dua Polisi Setelah Tembak Ibunya, Remaja Kanada Bunuh Diri

Video kejadian itu juga direkam oleh seorang saksi mata yang kemudian menjadi viral dan memicu kemarahan di media sosial.

Video itu memperlihatkan satpam tersebut memberi tahu pria Muslim itu bahwa salatnya mengganggu orang lain di stasiun.

Via Rail serta Dewan Nasional Muslim Kanada, sebuah kelompok advokasi dan hak-hak sipil, mengeluarkan pernyataan bersama yang mengatakan bahwa mereka bertemu untuk membahas apa yang disebut sebagai insiden yang disesalkan dan menyedihkan.

Pernyataan itu mengatakan bahwa mereka terlibat dalam dialog konstruktif menyusul insiden yang disesalkan dan menyedihkan yang melibatkan seorang pria yang sedang berdoa di Stasiun Ottawa Via Rail.

“Pembicaraan terfokus pada tujuan bersama, yaitu untuk memastikan bahwa Via Rail menyediakan lingkungan yang inklusif di mana penumpang dan karyawan merasa aman menjalankan kebebasan beragama, termasuk kemampuan untuk beribadah,” tambah pernyataan itu.

Baca Juga: Penyelidikan Kantor Polisi Rahasia China di Kanada Picu Kemarahan Beijing

Sementara itu, Ahmad mengatakan bahwa kejadian tersebut membuatnya merasa malu.

"Saya hanya merasa jijik. Seperti: Ini kanada? Ini ibu kota negara? Ini Ottawa?” katanya.

Via Rail juga mengeluarkan permintaan maaf tanpa pamrih kepada pria itu dan seluruh komunitas Muslim dan menjanjikan penyelidikan penuh serta tindakan yang tepat berdasarkan temuannya. Mereka juga menegaskan kembali bahwa mereka mengutuk keras Islamofobia dan perilaku diskriminatif apa pun.

Via Rail mengatakan bahwa pihaknya juga berupaya meningkatkan kebijakan keragaman dan inklusi setelah kejadian ini.

Baca Juga: Hakim Kanada: Acungkan Jari Tengah Hak yang Diberikan Tuhan
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Dikritik karena Terima...
Dikritik karena Terima Hadiah Pesawat Air Force One dari Qatar, Ini Jawaban Trump
Rekomendasi
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Projo: Praperadilan...
Projo: Praperadilan Roy Suryo Tak Akan Batalkan Pokok Perkara
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
Stasiun Manggarai Bakal...
Stasiun Manggarai Bakal Jadi Stasiun Pusat Kereta Api
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved