Menlu Rusia: Tak Ada yang Aman dari Serangan Gaya Mafia AS

Sabtu, 25 Maret 2023 - 08:29 WIB
loading...
A A A
Pada bulan Desember lalu, dia menyebut situasi itu sebagai "perang" untuk pertama kalinya, yang tidak selaras dengan bagaimana Kremlin mencirikannya.

Bulan lalu, dia menyalahkan "keistimewaan Amerika" dan anggapan persepsi Amerika Serikat tentang kesempurnaan dan keunggulan karena mengarah ke "perang proksi" melawan Rusia.

Pada bulan Desember, dia mengatakan kepada Channel One bahwa perang Ukraina diatur oleh AS dan didukung oleh Uni Eropa sejak apa yang dia sebut sebagai kudeta Kiev pada tahun 2014. Itu adalah tahun di mana Rusia mencaplok Crimea setelah terjadi Revolusi Maidan yang menyebabkan penggulingan Presiden Ukraina Viktor Yanukovych yang pro-Kremlin.

Lavrov, yang diangkat ke posisinya saat ini oleh Presiden Vladimir Putin pada tahun 2004, ditertawakan bulan ini di New Delhi oleh beberapa diplomat negara G20 ketika dia mengeklaim dalam diskusi panel bahwa Rusia sedang berusaha untuk menghentikan perang yang dilancarkan terhadap mereka.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price mengatakan pada saat itu; "Saya pikir jelas dari reaksi di ruangan itu bahwa dunia tidak memiliki ilusi tentang bagaimana ini dimulai, tentang siapa yang bertanggung jawab dan bahwa Rusia memiliki kemampuan untuk menyimpulkannya."

Baca Juga: Moskow Singgung Perang Nuklir: Membandingkan Kekuatan AS dan Rusia Tak Ada Gunanya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved