Polandia Diprediksi Terseret Perang Lawan Rusia Jika Ukraina Kalah

Senin, 20 Maret 2023 - 20:24 WIB
loading...
Polandia Diprediksi...
Duta Besar Polandia untuk Prancis Jan Emeryk Rosciszewski. Foto/nfp
A A A
PARIS - Duta Besar Polandia untuk Prancis Jan Emeryk Rosciszewski memperingatkan Polandia mungkin akan "bergabung" dengan konflik yang sedang berlangsung antara Rusia dan Ukraina jika Kiev gagal melindungi "kemerdekaannya".

Peringatan itu diungkapkan pada Sabtu (18/3/2023) saat berbicara langsung dengan penyiar LCI.

Rosciszewski dengan tegas menyalahkan permusuhan, yang telah berlangsung selama lebih dari setahun, pada Moskow.

Dia menyatakan, "Bukan NATO, bukan Polandia, bukan Prancis, dan bukan Slovakia yang meningkatkan ketegangan internasional, tetapi Rusia.”

Baca juga: Amerika Serikat Menentang Keras Gencatan Senjata Ukraina dan Rusia

Menurut diplomat itu, “Situasinya sekarang adalah baik Ukraina akan berhasil mempertahankan kemerdekaannya, atau kami akan dipaksa, bagaimanapun juga, untuk bergabung dalam konflik ini."

“Kalau tidak, nilai-nilai utama kita, yang menjadi dasar peradaban dan budaya kita, akan berada dalam bahaya mendasar, jadi kita tidak punya pilihan,” tegas Rosciszewski.

Pernyataan keras tersebut segera menjadi berita utama di media internasional, mendorong misi diplomatik Polandia di Prancis untuk menguraikan lebih lanjut pernyataan yang dibuat duta besarnya.

Baca juga: Pakar Hukum: Pembakaran Al-Quran oleh Militer Ukraina Alat Kebijakan Nazi untuk Menghina

Menurut pesan yang dikeluarkan Kedutaan Besar Polandia pada Minggu, komentar Rosciszewski sebenarnya bukanlah pengakuan bahwa Warsawa siap berperang dengan Rusia, tetapi hanya "peringatan" dan janji untuk terus mendukung Kiev.

“Mendengarkan dengan seksama seluruh percakapan memungkinkan kita untuk memahami bahwa tidak ada pengumuman keterlibatan langsung Polandia dalam konflik, tetapi hanya peringatan terhadap konsekuensi kekalahan Ukraina, kemungkinan Rusia menyerang atau menyeret lebih banyak negara Eropa Tengah ke dalam perang, negara-negara Baltik dan Polandia,” bunyi pernyataan itu.

Kedubes juga mengutuk laporan yang konon “sensasional” tentang wawancara yang mengejutkan itu, yang menunjukkan beberapa media yang tidak dikenal mungkin telah bertindak dengan “niat buruk”.

Pernyataan tersebut mendapat sambutan yang buruk di Moskow, dengan seorang senator top Rusia, Alexey Pushkov, memperingatkan Polandia tentang konsekuensi potensial dan mempertanyakan tekadnya melawan Rusia sendiri.

“Pernyataan yang sangat lancang dari duta besar Polandia di Paris. Untuk pertama kalinya, perwakilan resmi Polandia mengatakan apa yang sudah lama dipikirkan para pemimpinnya. Namun, semua 'keberanian' Polandia didasarkan pada dukungan Amerika Serikat. Apakah Warsawa yakin bahwa Washington siap berperang?” ujar Pushkov dalam posting Telegram.

Polandia telah menjadi salah satu pendukung paling aktif Kiev dalam permusuhan melawan Rusia, mengirimkan berbagai macam perangkat keras militer, termasuk tank dan artileri, untuk menopang Ukraina.

Selain itu, tentara bayaran Polandia terlibat langsung dalam konflik dalam jumlah yang signifikan, menurut Moskow.

Warsawa juga telah mengumumkan pembangunan militer besar-besaran sendiri, berusaha memperluas jajaran angkatan bersenjatanya dan mendapatkan sejumlah besar perangkat keras militer modern dari luar negeri.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Dari Sampang, Rihul...
Dari Sampang, Rihul CZ Bangun Peluang Lewat Konten Digital
Berita Terkini
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Infografis
Ukraina Mengharapkan...
Ukraina Mengharapkan 3 Juta Peluru Sekutu untuk Akhiri Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved