2 Jet Tempur Jerman yang Siap Hadapi Rusia di Medan Perang Ukraina

Senin, 20 Maret 2023 - 19:17 WIB
loading...
2 Jet Tempur Jerman...
Jet tempur Panavia Tornado jadi andalan Jerman. Foto/crown
A A A
BERLIN - Sejak diserang Rusia pada Februari 2022 lalu, perang antara Rusia dan Ukraina belum juga mereda. Jerman adalah salah satu negara yang gencar mengirimkan bantuan militer untuk Ukraina.

Pada Januari 2023 lalu, Jerman dikabarkan akan mengirim paket bantuan militer sebesar 1 miliar euro kepada Ukraina.

Selain tank, jet tempur juga alutsista mumpuni yang dimiliki Jerman. Lantas, apa saja jet tempur Jerman yang siap menghadapi Rusia?

Berikut Jet Tempur Jerman yang Siap Hadapi Rusia:

1. Typhoon

Eurofighter Typhoon merupakan jet tempur yang dikembangkan oleh 5 negara, yakni Jerman, Prancis, Britania Raya, Spanyol, dan Italia pada pertengahan era 1980-an hingga 1990-an. Penerbangan perdana jet tempur ini dilakukan pada tahun 1994 dalam bentuk prototipe.

2 Jet Tempur Jerman yang Siap Hadapi Rusia di Medan Perang Ukraina


Pada tahun 1998, kontrak produksi atas jet ini ditandatangani. Alokasinya adalah 232 unit untuk Inggris, 180 unit untuk Jerman, 96 unit untuk Italia, dan 87 unit untuk Spanyol.

Sementara itu, negara lain yang juga menggunakan Typhoon adalah India. Angkatan Udara India menerima Typhoon untuk melakukan uji terbang pada tahun 2010. Kala itu, ada 6 jet Typhoon yang diuji coba India.

Jet tempur ini kembali menjadi perbincangan ketika dikabarkan mencegat pesawat Rusia (Tu-134) di sekitaran wilayah udara Estonia pada Jumat, 17 Maret 2023.

Keberadaan 2 unit Typhoon itu dilakukan dalam upaya pengawasan udara NATO. Saat melakukan pencegatan, pesawat Rusia itu didampingi oleh 2 jet tempur Sukhoi Su-27 Flanker dan 1 pesawat angkut militer AN-12 Cub.

2. Tornado

Selain Typhoon, Jerman diketahui juga memiliki jet tempur Panavia Tornado atau yang lebih dikenal dengan Tornado.

2 Jet Tempur Jerman yang Siap Hadapi Rusia di Medan Perang Ukraina


Sama seperti Typhoon, Tornado juga merupakan produk kolektif yang dibuat Jerman (kala itu masih bernama Jerman Barat) bersama Italia dan Inggris.

Jet tempur Tornado menjalani penerbangan perdananya pada 14 Agustus 1974. Jet tempur ini sudah didesain sejak tahun 1960-an dengan kemampuan manuvernya yang sudah tidak diragukan lagi. Tornado bisa membawa sebagian besar persenjataan, baik bom, laser, maupun anti rudal kapal milik NATO.

Saat ini, Jerman diketahui memiliki 93 jet Tornado yang akan segera memasuki masa pensiun. Melihat hal tersebut, Ukraina dikabarkan ingin meminta Tornado, sebelum digantikan oleh jet tempur siluman F-35 asal Amerika Serikat (AS).

Melansir laman Eurasia Times, Wakil Menteri Luar Negeri yang juga mantan Duta Besar Ukraina untuk Jerman, Andrii Melnyk, meminta pengiriman Tornado tersebut kepada Jerman pada 15 Januari 2023 lalu.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 2.300 Orang, Penyintas Krisis Makanan
Tragis! Putra Mantan...
Tragis! Putra Mantan Miss World Venezuela Ditemukan Meninggal usai 9 Hari Tertimbun Reruntuhan Gempa
Rekomendasi
Viral! Petisi Cancel...
Viral! Petisi Cancel Sarwendah Tembus 27 Ribu Tanda Tangan
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Customer Experience, Jasa Marga Gelar Expert Sharing Session
Taylor Swift Ungkap...
Taylor Swift Ungkap Alasan Tak Memakai Bridesmaids di Hari Pernikahannya
Berita Terkini
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved