Kapal Terbakar, KBRI Buenos Aires Fasilitasi Kepulangan 29 ABK WNI
Sabtu, 18 Juli 2020 - 08:11 WIB
loading...
A
A
A
Nursalim, salah satu ABK WNI, menyampaikan terima kasih atas bantuan KBRI Buenos Aires. Pakaian hangat yang diterimanya membuatnya dapat terus beraktivitas di tengah musim dingin di Montevideo, yang suhunya dapat mencapai 5 derajat Celsius. Selama tiga minggu berada di darat, KBRI juga membantu negosiasi ganti rugi antara ABK dan pemilik kapal.
“ABK merupakan salah satu kelompok WNI yang mendapatkan perhatian khusus dari KBRI Buenos Aires terutama di masa pandemi Covid-19. Selain kerap kali mengalami kesulitan kemanusiaan seperti telantar karena sakit atau kecelakaan, tidak semuanya dapat memperoleh barang kebutuhan dasar dan alat sanitasi yang diperlukan,” kata Niniek Kun Naryatie, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Republik Argentina merangkap Republik Paraguay dan Republik Timur Uruguay, dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews.com, Sabtu (18/7/2020).
Di Uruguay, kapal berbendera asing banyak berlabuh dan mempekerjakan ABK dari seluruh dunia, termasuk ratusan orang asal Indonesia.
Para ABK asal Indonesia yang berlabuh dapat singgah di Rumah Pelaut Indonesia (RPI) di Montevideo yang sudah operasional mulai Maret 2020. Mereka dapat memanfaatkan RPI untuk berkumpul dan menghubungi keluarga di Tanah Air dengan memanfaatkan fasilitas wifi.
RPI juga akan disiapkan untuk melayani pergantian paspor, lapor diri, dan urusan kekonsuleran lainnya. RPI berlokasi di Cerrito Street N° 517 lantai 7, Montevideo, Uruguay.
“ABK merupakan salah satu kelompok WNI yang mendapatkan perhatian khusus dari KBRI Buenos Aires terutama di masa pandemi Covid-19. Selain kerap kali mengalami kesulitan kemanusiaan seperti telantar karena sakit atau kecelakaan, tidak semuanya dapat memperoleh barang kebutuhan dasar dan alat sanitasi yang diperlukan,” kata Niniek Kun Naryatie, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Republik Argentina merangkap Republik Paraguay dan Republik Timur Uruguay, dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews.com, Sabtu (18/7/2020).
Di Uruguay, kapal berbendera asing banyak berlabuh dan mempekerjakan ABK dari seluruh dunia, termasuk ratusan orang asal Indonesia.
Para ABK asal Indonesia yang berlabuh dapat singgah di Rumah Pelaut Indonesia (RPI) di Montevideo yang sudah operasional mulai Maret 2020. Mereka dapat memanfaatkan RPI untuk berkumpul dan menghubungi keluarga di Tanah Air dengan memanfaatkan fasilitas wifi.
RPI juga akan disiapkan untuk melayani pergantian paspor, lapor diri, dan urusan kekonsuleran lainnya. RPI berlokasi di Cerrito Street N° 517 lantai 7, Montevideo, Uruguay.
(min)
Lihat Juga :