Para Politisi Australia Bertengkar ke Mana Buang Sampah Nuklir Kapal Selam Tenaga Atom
Jum'at, 17 Maret 2023 - 09:12 WIB
loading...
A
A
A
Namun hal ini tampaknya telah membuka pertikaian politik baru bagi para pemimpin negara bagian di Australia.
“Saya pikir limbah dapat pergi ke mana semua pekerjaan pergi,” ujar Perdana Menteri Negara Bagian Victoria Daniel Andrews melalui Australian Broadcasting Corporation pada Kamis, merujuk pada 8.000 pekerjaan yang diharapkan akan dihasilkan di Australia Selatan selama pembangunan kapal selam militer. "Saya tidak berpikir itu tidak masuk akal, kan?"
Baca juga: Seru! Tonton Video Drone AS Dikejar Jet Tempur Rusia, Lalu Dihujani Bahan Bakar
Perdana Menteri Negara Bagian Australia Barat Mark McGowan juga mengindikasikan tempat pembuangan limbah nuklir tidak disukai di negara bagiannya.
McGowan mendukung Andrews dalam menyarankan Australia Selatan sebagai lokasi yang paling tepat untuk sampah nuklir.
Susan Close, penjabat perdana menteri Australia Selatan yang merangkap sebagai menteri lingkungan hidup kawasan itu, menanggapi saran tersebut dengan mengatakan, Keputusan tentang lokasi limbah nuklir harus ditentukan oleh sains dan bukan oleh pemimpin negara bagian yang mencoba memindahkan limbah nuklir yang belum ada itu melintasi perbatasan.”
“Saya pikir limbah dapat pergi ke mana semua pekerjaan pergi,” ujar Perdana Menteri Negara Bagian Victoria Daniel Andrews melalui Australian Broadcasting Corporation pada Kamis, merujuk pada 8.000 pekerjaan yang diharapkan akan dihasilkan di Australia Selatan selama pembangunan kapal selam militer. "Saya tidak berpikir itu tidak masuk akal, kan?"
Baca juga: Seru! Tonton Video Drone AS Dikejar Jet Tempur Rusia, Lalu Dihujani Bahan Bakar
Perdana Menteri Negara Bagian Australia Barat Mark McGowan juga mengindikasikan tempat pembuangan limbah nuklir tidak disukai di negara bagiannya.
McGowan mendukung Andrews dalam menyarankan Australia Selatan sebagai lokasi yang paling tepat untuk sampah nuklir.
Susan Close, penjabat perdana menteri Australia Selatan yang merangkap sebagai menteri lingkungan hidup kawasan itu, menanggapi saran tersebut dengan mengatakan, Keputusan tentang lokasi limbah nuklir harus ditentukan oleh sains dan bukan oleh pemimpin negara bagian yang mencoba memindahkan limbah nuklir yang belum ada itu melintasi perbatasan.”
Lihat Juga :