Zelensky Tetap Nekat Pertahankan Bakhmut Meski Terus Digempur Rusia

Rabu, 15 Maret 2023 - 14:01 WIB
loading...
Zelensky Tetap Nekat...
Tentara Ukraina menembakkan howitzer M119 ke garis depan, dekat kota Bakhmut, Ukraina, 10 Maret 2023. Foto/REUTERS/Oleksandr Ratushniak
A A A
KIEV - Ukraina memutuskan tetap mempertahankan kota Bakhmut atau Artyomovsk Donbass meski Rusia terus menggempur habis-habisan wilayah itu.

Kantor Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengumumkan hal itu pada Selasa (14/3/2023). Daerah tersebut telah menyaksikan beberapa pertempuran paling brutal di tengah kampanye militer Rusia selama setahun di Ukraina.

Presiden Zelensky bertemu para pejabat tinggi militernya untuk mendengar laporan dari panglima tertinggi Angkatan Bersenjata Ukraina, serta komandan medan perang, yang menjelaskan situasi di garis depan.

“Setelah mempertimbangkan kemajuan operasi pertahanan ke arah Bakhmut, seluruh anggota Staf menyatakan sikap bersama terkait pengamanan dan pertahanan lebih lanjut kota Bakhmut,” papar pernyataan di situs Kantor Presiden Ukraina.

Baca juga: Kapal Selam Kelas Yasen Milik Rusia Bisa Kalahkan Kelas Virginia yang Dibeli Australia

Pejabat Kiev juga membahas penyediaan senjata dan amunisi ke garis depan, serta tingkat dan jumlah pengiriman senjata Barat, serta distribusinya ke kelompok militer.

Perjuangan untuk Artyomovsk telah berkecamuk sejak Agustus. Kota itu menjadi pijakan utama dan pusat logistik untuk pasukan Kiev di Republik Rakyat Donetsk.

Pasukan Rusia telah merebut beberapa desa di wilayah tersebut, dan baru-baru ini hampir mengepung kota tersebut, menurut Kepala Perusahaan Militer Swasta Wagner Evgeny Prigozhin.

Baca juga: Langkah China Damaikan Arab Saudi dan Iran Ubah Timur Tengah, AS Terpukul

Sementara situasi di medan perang terus berubah, pekan lalu Prigozhin mengklaim pasukan Rusia juga menguasai bagian timur kota.

Meski belum ada jumlah korban resmi yang dirilis, Ukraina diyakini menderita kerugian yang signifikan dalam mempertahankan Artyomovsk.

Menurut laporan dari Washington Post dan outlet media lainnya, AS telah mendesak Kiev tidak "berfokus" mempertahankan kota "dengan segala cara" dan telah menyarankan melepaskannya untuk mencari peluang menyerang di tempat lain.

Meski demikian, Zelensky bersikeras mempertahankan Artyomovsk. Dalam wawancara dengan CNN minggu lalu, dia menjelaskan pertempuran untuk kota itu "taktis" untuk Ukraina dan jika Rusia mengambil kendali atas benteng tersebut, itu akan memiliki "jalan terbuka" ke lebih banyak bagian Donbass yang masih dikuasai Kiev.

Zelensky juga menjelaskan jika Artyomovsk jatuh ke tangan pasukan Rusia, itu akan membantu “memobilisasi masyarakat mereka” dan meningkatkan dukungan domestik untuk tentara Rusia.

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin mengklaim kepentingan Artyomovsk lebih simbolis daripada operasional.

Namun, Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu telah mengkonfirmasi bahwa merebut kota itu akan memungkinkan "tindakan ofensif lebih lanjut" terhadap pasukan Ukraina.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
FIFA Beri Lampu Hijau,...
FIFA Beri Lampu Hijau, Michael Oliver Pimpin Laga Belanda vs Swedia
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved