Jenderal Top Jelaskan Bagaimana AS Bantu Angkatan Udara Ukraina

Rabu, 15 Maret 2023 - 06:43 WIB
loading...
A A A
Komentar Loh dikutip pada Senin oleh Business Insider. Sebagian besar konsultasi ini telah diberikan melalui Garda Nasional California, yang telah bekerja sama dengan Ukraina sejak awal 1990-an sebagai bagian dari Program Kemitraan Negara Garda Nasional, menurut laporan tersebut.

Menurut sang jenderal, “Itu memungkinkan seorang tentara Ukraina untuk mengangkat telepon untuk mengatakan, 'Hei, saya mengalami masalah dengan sistem senjata ini' kepada seseorang yang benar-benar melatih mereka dan menyelesaikan masalah di lapangan.”

Antara lain, katanya, pilot AS telah menasihati Ukraina tentang bagaimana melakukan pertempuran sejalan dengan konsep Angkatan Udara AS untuk operasi tersebar dan bagaimana menggunakan senjata buatan AS, termasuk rudal anti-radiasi AGM-88 dan kit panduan JDAM, yang memungkinkan bom melaju lebih jauh.

“Kami terus memberi mereka taktik, teknik, dan prosedur untuk hal-hal seperti penggunaan tempur yang gesit (dan) sistem senjata baru,” ujar Loh, seperti dikutip Business Insider.

Dia menambahkan konsultasi ini telah “berlanjut selama konflik 13 bulan terakhir ini."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Pangeran Saudi Ditemukan...
Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba
Rekomendasi
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Wanita Punya Proteksi...
Wanita Punya Proteksi Alami dari Serangan Jantung, Tapi Bisa Hilang karena Ini
Berita Terkini
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Infografis
6 Negara yang Memiliki...
6 Negara yang Memiliki Angkatan Udara Terkuat di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved