Mata-mata Korut yang Berani Google Nama Kim Jong-un Dihukum Tembak Mati

Selasa, 14 Maret 2023 - 09:47 WIB
loading...
Mata-mata Korut yang...
Pemimpin Korut Kim Jong-un mengawasi tentara yang sedang mengoperasikan komputer. Foto/pen news
A A A
PYONGYANG - Seorang mata-mata Korea Utara dijatuhi hukuman mati gara-gara Googling nama Kim Jong-un.

Agen tak dikenal itu menghadapi kematian oleh regu tembak karena berani membaca tentang Kim Jong-un dari dalam kantor Biro 10, agen rahasia yang memantau komunikasi internal dan eksternal di negara itu.

Sumber-sumber di Pyongyang mengatakan kepada surat kabar Korea Selatan Daily NK bahwa individu tersebut termasuk di antara sejumlah pejabat intelijen yang dikhianati seorang rekannya di Kementerian Keamanan Negara. Petugas lainnya dilaporkan telah diberhentikan dari jabatan mereka.

Akses internet dikontrol secara ketat di Korea Utara, yang dikenal karena isolasinya dari seluruh dunia dan kultus kepribadian semi-religius pada para pemimpin negara.

Baca juga: Korea Utara Tembakkan 2 Rudal Balistik ke Laut Jepang

Bahkan tokoh intelijen tingkat tidak dapat mengakses internet tanpa persetujuan terlebih dahulu.

Sumber itu mengatakan kepada Daily NK, “Biro 10 departemen diberi akses ke internet, yang memungkinkan agen mematikan perangkat perekam kata pencarian mereka dan mencari web sebanyak yang mereka suka tanpa masalah.”

“Tapi setelah kepala biro baru mengambil alih, bahkan masalah yang sebelumnya rutin ini telah berubah menjadi insiden besar,” papar sumber itu.

Baca juga: Presiden China Xi Jinping akan Bicara dengan Zelensky

Greg Scarlatoiu, direktur Komite Hak Asasi Manusia di Korea Utara, mengatakan pembersihan tersebut menunjukkan bagaimana rezim semakin berjuang mempertahankan cengkeraman besinya pada arus informasi ke negara tersebut.

Scarlatoiu menjelaskan, “Bahkan agen paling tepercaya dari rezim Kim sekarang mencoba mengakses informasi dari dunia luar.”

“Rezim keluarga Kim tetap berkuasa melalui paksaan, hukuman, pengawasan, dan kontrol informasi yang luar biasa,” papar dia.

Dia menambahkan, “Rezim terus melihat informasi yang sangat terbatas yang masuk ke negara itu dari dunia luar sebagai ancaman besar terhadap cengkeraman kekuasaannya.”

“Terlepas dari upaya rezim, firewall informasi Korea Utara perlahan, tapi pasti dan mantap, runtuh,” ungkap dia.

Para pejabat intelijen yang tertangkap dalam pembersihan Biro 10 baru-baru ini semuanya diketahui masih muda, bergabung dengan badan tersebut tidak lama setelah lulus kuliah tahun lalu.

Mereka sebagian besar berpangkat menengah ke atas di organisasi tersebut, ditugasi mengembangkan program untuk mengendalikan firewall informasi negara, menurut Daily NK.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Korea Utara Bantah Keras...
Korea Utara Bantah Keras Tuduhan AS Soal Ancaman Siber
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Gawat! Delegasi Iran...
Gawat! Delegasi Iran Walk Out dari Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
Ruben Onsu Kesal Diawasi...
Ruben Onsu Kesal Diawasi Giorgio saat Bertemu Anak : Saya Ortu Kandungnya
Penerbangan Umrah Dipindah...
Penerbangan Umrah Dipindah Mulai 1 Juli 2026, Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
Prancis vs Irak: Les...
Prancis vs Irak: Les Bleus Ancam Kubur Mimpi Singa Mesopotamia
Berita Terkini
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Infografis
Dikemudikan Kim Jong-un,...
Dikemudikan Kim Jong-un, Ini Kehebatan Tank M2020 Korut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved