Li Qiang Dilantik Jadi Perdana Menteri Baru China

Sabtu, 11 Maret 2023 - 14:20 WIB
loading...
Li Qiang Dilantik Jadi...
Li Qiang Dilantik Jadi Perdana Menteri Baru China. FOTO/Reuters
A A A
BEIJING - Li Qiang, mantan Ketua Partai Komunis Shanghai, dilantik sebagai perdana menteri China, pos nomor dua di negara itu, Sabtu (11/3/2023). Posisi sebagai PM China menempatkan sekutu dekat Presiden Xi Jinping tersebut untuk menghidupkan kembali ekonomi yang terpukul selama tiga tahun akibat Pembatasan Covid-19.

Secara luas dianggap pragmatis dan ramah bisnis, Li yang berusia 63 tahun menghadapi tugas yang berat untuk menopang pemulihan China yang tidak merata dalam menghadapi hambatan global dan kepercayaan yang lemah di antara konsumen dan sektor swasta.

Baca juga: Jadi Presiden 3 Periode China, Xi Jinping Pernah Tinggal di Gua Bertahun-tahun

Li menjabat ketika ketegangan meningkat dengan Barat atas sejumlah masalah termasuk langkah Amerika Serikat (AS) untuk memblokir akses China ke teknologi utama dan karena banyak perusahaan global mendiversifikasi rantai pasokan untuk melindungi paparan China mereka karena risiko politik dan gangguan era COVID.

Li Qiang adalah perdana menteri pertama sejak berdirinya Republik Rakyat yang belum pernah menjabat sebelumnya di pemerintah pusat. Namun, hubungan dekat Li dengan Xi, membuat segalanya menjadi lebih mudah.

"Saya membaca situasinya adalah bahwa Li Qiang akan memiliki lebih banyak kelonggaran dan otoritas dalam sistem," kata Trey McArver, salah satu pendiri konsultan Trivium China, seperti dikutip dari Reuters.

Pada hari Sabtu, Li menerima 2.936 suara, dengan tiga suara menentang dan delapan abstain, menurut total yang diproyeksikan di layar di dalam Aula Besar Rakyat di Beijing tengah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 5.000 Jiwa
Nah, Militer AS Tak...
Nah, Militer AS Tak Bisa Lindungi 50.000 Tentara di Timur Tengah dari Serangan Iran
Rekomendasi
9 Jaksa Mulai Bekerja...
9 Jaksa Mulai Bekerja Tangani Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
Dituding Egois, Jennifer...
Dituding Egois, Jennifer Coppen Ungkap Alasan Justin Hubner Lewatkan Final Piala Dunia
Berita Terkini
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved